Asosiasi Mainan Anak Bakal Gelar Pameran Mainan Terbesar di Asia Tenggara

Asosiasi Mainan Anak (AMI) berencana menggelar pameran mainan terbesar di Asia Tenggara untuk mendorong penjualan mainan produksi Indonesia.

Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi mainan anak. 

Bisnis mainan perkembangan nilai ekspor industri mainan meningkat 19,25 persen selama Januari hingga Juni 2018 dibanding periode yang sama tahun 2017.

Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian pada Januari hingga Juni 2017 nilai ekspor Indonesia mencapai 124,87 juta dolar AS.

Sementara untuk Januari hingga Juni 2018 nilai ekspor industri mainan Indonesia mencapai 148,91 juta dolar AS.

Meningkatnya nilai ekspor industri mainan Indonesia dipengaruhi oleh tutupnya beberapa pabrik mainan di Vietnam.

"Untuk tahun kemarin kalau ekspor ada peningkatan. Mengingat ada beberapa pabrik mainan di Vietnam tutup kemudian mengalihkan pemesanan kepada Indonesia untuk di ekspor," kata Sutjiadi.

Untuk impor mainan pada tahun lalu diklaim Ketua AMI sedikit menurun. Sementara bisnis lokal dinilai sedikit mengalami peningkatan.

"Tujuan pemerintah mengurangi impor mungkin tercapai untuk pengurangan impor tahun lalu. Untuk peningkatan bisnis lokal itu ada," kata Sutjiadi.

Mainan yang paling banyak diekspor adalah boneka Barbie dan jenis mainan mobil-mobilan dengan tenaga aki.

Taman Kota 1 di BSD Tidak Terawat, Fasilitas Mainan Anak Rusak

Dua Ruko yang Jadi Gudang Penyimpanan Mainan Anak-Anak di Penjaringan Terbakar

Permainan Anak Zaman Old yang Dirindukan Mereka Tampak Lebih Bahagia Tanpa Internet

Kontan.co.id/Lita Febriani
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Bidik kenaikan 10%, Asosiasi Mainan Indonesia gelar pameran terbesar di Asia Tenggara

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved