Sisi Kanan Jalan Bugis di Kebon Bawang Tanjung Priok Tidak Dilengkapi Pembatas, Warga Resah

KONDISI Jalan Bugis, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang tidak dilengkapi pembatas, membuat resah warga.

Sisi Kanan Jalan Bugis di Kebon Bawang Tanjung Priok Tidak Dilengkapi Pembatas, Warga Resah
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Sisi kanan Jalan Bugis, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara tidak dilengkapi pembatas. 

KONDISI Jalan Bugis, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang tidak dilengkapi pembatas, membuat resah warga.

Sebab, apabila tidak konsentrasi, bukan tidak mungkin pengendara bisa terperosok ke saluran air.

Pantauan di lokasi, sepanjang Jalan Bugis terlihat mulus karena sudah dibeton. Namun, tidak ada pembatas jalan pada sisi kanan. Sedangkan di sampingnya ada saluran air yang dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter.

Prabowo Bilang Indonesia Cuma Mampu Perang Tiga Hari, Kata Menteri Pertahanan Bisa Seribu Tahun

Padahal, di Jalan Bugis yang berada di seberang Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, pada sisi kanannya dibangun trotoar dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Kondisi itu membuat warga, khususnya pengendara, khawatir.

Heru (37), seorang warga mengatakan, kondisi itu sudah terjadi sejak lama. Padahal, di lokasi ada banyak kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang melintas setiap harinya.

“Kalau dibilang resah ya resah, jalannya enggak ada pembatas, takutnya ada yang terperosok ke got. Mana itu got lumayan dalem kan,” ungkapnya, Sabtu (19/1/2019).

Pembelian Sukhoi Terhambat, Indonesia Bakal Beli Drone Militer dari Cina dan Portugal

Kondisi itu membuat para pengendara yang melintas harus ekstra waspada. Sebab, jika tidak komsentrasi, bukan tidak mungkin terperosok ke saluran air yang berada di samping jalan.

“Iya kalau cuma mobil, paling nyangkut doang. Lah kalau motor, lumayan kan,” katanya.

Seorang warga lainnya, Triyono (41), mengaku pernah mendengar adanya mobil yang terperosok ke saluran air di pinggir Jalan Bugis. Alhasil, kondisi itu sempat membuat kemacetan selama beberapa saat.

“Itu kalau enggak salah habis hujan, ban depan tuh mobil masuk ke got. Kejadiannya enggak jauh dari puskesmas. Itu mobil baru bisa setelah diderek,” bebernya. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved