Canggih, Penjual Miras di Tangerang Pasang CCTV Hindari Aparat

Kesal lantaran kerap kali terkena razia, NR, salah seorang pemilik jamu di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang memasang beberapa unit kamera CCTV.

Canggih, Penjual Miras di Tangerang Pasang CCTV Hindari Aparat
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas Satpol PP yang dibantu jajaran TNI dan Polri menggelar operasi penertiban peredaran miras pada Sabtu (19/1/2019) malam. 

KESAL lantaran kerap kali terkena razia, NR, salah seorang pemilik jamu di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, memasang beberapa unit kamera pengintai (CCTV).

CCTV tersebut terpasang di sekitar kiosnya guna menghindari aparat.

Hal itu diketahui saat petugas Satpol PP yang dibantu jajaran TNI dan Polri menggelar operasi penertiban peredaran miras pada Sabtu (19/1/2019) malam.

Kepada petugas, NR beralasan kamera pengintai ini dipasang untuk mengawasi pembelinya yang kerap kali tidak membayar.

“Buat jaga - jaga aja Pak, bukan untuk mengawasi bapak petugas datang,” ujar NR.

NR mengaku, 3 unit kamera pengintainya tersebut dibeli dengan harga Rp 3,5 juta dari hasil berjualan minuman keras kepada pemuda sekitar.

“Itu kameranya aja Pak sama dekodernya belum sama TV- nya,” ucap NR seraya menunjukan TV LEd layar lebar.

Berdasarkan pengakuan NR, dirinya dapat menjual 20 hingga 30 botol miras dalam sehari.

Dengan keuntungan Rp 10.000 - Rp 12.000 per botolnya.

“Kalau malam Minggu bisa 30 - 50 botol yang kejual," kata NR.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved