Sampah

Bekasi Desak Swasta Uji Coba Listrik Bersumber dari Sampah Dilakukan Maksimal

Bekasi mendesak PT Nusa Wijaya (NW) Abadi, pengelola sampah menjadi tenaga listrik agar segera menguji coba mesinnya secara maksimal.

Bekasi Desak Swasta Uji Coba Listrik Bersumber dari Sampah Dilakukan Maksimal
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi sejumlah pemulung mencari sampah yang bernilai ekonomis di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kota Bekasi. 

Oleh karena itu, kata Kiswanti, pemerintah daerah tidak menjual ke pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan memilih memakainya untuk operasional perusahaan.

Hanya saja, lambat laun perusahaan tersebut tidak diperpanjang kerjasamanya oleh pemerintah daerah.

"Untuk pihak ketiga yang sekarang bekerjasama belum tahu saya, seperti apa tindak lanjutnya, makanya kami akan evaluasi apa yang kurang," ucapnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT NW Abadi, Tenno Sujarwanto pada pertengahan 2018 lalu menyatakan, olahan sampah belum diproduksi secara optimal.

Dia beralasan, masih menunggu dokumen kontrak jual-beli listrik dengan PLN atau Power Purchase Agreement (PPA).

Anies Nilai Fasilitas Cuci Truck Sampah Bantargebang Kurang Bagus

Menurut Tenno,  listrik yang dihasilkan baru sebatas digunakan untuk keperluan operasional kantor.

Tenno menjelaskan, teknologi yang digunakan untuk mengolah sampah menjadi listrik adalah Circulating Heat Combustion Boiler (CHCB).

Sampah mampu menghasilkan listrik karena pembakarannya dipadu dengan air.

Dari proses pembakaran itu, akan menghasilkan uap yang mampu menggerakkan turbin generator. Gerakan turbin ini menghasilkan listrik.

Mesin diklaim ramah lingkungan karena suhu pembakarannya mencapai 1.200 derajat celcius.

Suhu sebesar itu, maka gas dioksin sisa pembakaran sampah secara otomatis akan menghilang.

Saat ini mesin tersebut mampu menghasilkan listrik sampai 1,5 MW per jam. Pemasangan alat tersebut terus berlanjut hingga total 34,6 MW.

“Sampai 2020 mendatang, kita targetkan total listrik yang dihasilkan bisa mencapai 34,6 MW,” ujarnya. 

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved