Breaking News:

Rudy Sempat Duduk di Halte GBK Usai Dihipnotis, Pelaku Gasak Kartu Kreditnya Hingga Rp 64 Juta

Dalam waktu singkat pelaku menggunakan 3 kartu kredit yang ada di dalam dompet Rudy untuk berbelanja 5 buah ponsel.

Warta Kota/Rangga Baskoro
Rudy Zuraida (68) diduga jadi korban hipnotis di dalam bus TransJakarta kawasan Sarinah Jakarta Pusat, menuju Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1/2019) siang. Dia mengalami kerugian mencapai Rp 64 juta. 

Rudy mengaku baru sadar dompetnya hilang, saat istrinya menelpon.

"Istri saya bilang dapat SMS dari citibank, kalau tadi ada transaksi pakai kartu kredit Citibank saya dengan nilai cukup besar. Istri saya nanya, saya belanja atau enggak? Padahal saya gak belanja apa-apa," kata Rudy.

Karenanya kata Rudy, sang istri meminta ia mengecek kartu kreditnya di dalam dompet.

"Pas saya cek di tas, dompet saya sudah gak ada. Karena ada tiga kartu kredit di sana yakni Citibank dan dua kartu kredit BCA, saya langsun coba telpon BCA untuk blokir," kata Rudy.

Ternyata kata Rudy semuanya terlambat. Tiga kartu kreditnya itu sudah dipakai pelaku untuk bertransaksi di Mal Ratu Plaza dan Hypermart Lottemart yang lokasinya berdampingian di Jalan Sudirman.

"Saya lalu bergegas ke Lottemart dan Ratu Plaza untuk memastikan. Di Ratu Plaza, pelaku yang menggunakan kartu kredit saya untuk transkasi berhasil terekam CCTV," kata Rudy.

Hoaks Mewabah Karena Masyarakat Kurang Berpikir Kritis

Alasan Andika eks Kangen Band Bertahan Meski Belum Direstui

Ia menjelaskan dengan tiga kartu kreditnya pelaku bertransaksi di dua lokasi. Yakni di Mal Ratu Plaza dan Lottemart.

"Di Ratu Plaza, pelaku beli dya buah handphone yakni iPhone X dan iPhone XS, nilainya sekitar Rp 40 Juta. Di Lottemart, pelaku beli 5 buah HP Samsung. Jadi totalnya pelaku bertransaksi dengan 3 kartu kredit saya senilai Rp 64.795.000 atau sekitar Rp 64 Juta," kata Rudy.

Rudy mengaku tak tahu pasti apakah ia menjadi korban hipnotis atau tidak.

"Saya gak tahu dihipnotis apa enggak. Tapi tas yang saya bawa dan berisi dompet, saya selempangkan di depan badan saya terus," kata Rudy.

Karenanya Rudy membuat laporan ke SPKT Polda Metro Jaya dimana Laporan Polisi tercatat di nomor LP/379/I/2019/PMJ/Ditreskrimum tertanggal 19 Januari 2019.

Dalam laporan itu, Rudy menjadi korban tindak pidana kejahatan pencurian sesuai Pasal 362 KUHP.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved