Breaking News:

Akhir Februari 2019, Pertemuan Kedua Donald Trump dan Kim Jong Un Digelar

AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan momen pertemuan kedua Presiden Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

businessinsider.sg
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat pertemuan mereka di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). 

Namun perundingan kedua negara sejak di Singapura menjadi macet setelah AS dan Korut sama-sama memaksakan denuklirisasi menurut mereka masing-masing.

Kritik mencuat bahwa pertemuan di Singapura tak lebih dari momen berjabat tangan dan berfoto dari kedua pemimpin itu.

Karena itu, mantan Duta Besar AS untuk PBB dan Korut Bill Richardson mengaku skeptis dengan rencana pertemuan kedua tersebut.

Richardson menjelaskan, pertemuan kedua baru bisa terlaksana jika salah satu pihak telah melakukan sesuatu yang bersifat signifikan.

Dia mengkhawatirkan jika ternyata Korut yang berkomitmen melaksanakan denuklirisasi nyatanya belum melakukan apapun.

"Saya ingin melihat bukti nyata bahwa mereka (Korut) telah melakukan sesuatu. Saya tidak ingin pertemuan kedua hanya kembali jadi ajang foto-foto," tegasnya.

Abe Denmark, Direktur Program Asia pada Woodrow Wilson International Center for Scholars berkata pertemuan di Singapura telah melemahkan keamanan sekutu AS.

Sesuai pertemuan di Singapura, Trump sempat mendeklarasikan bahwa ancaman nuklir yang pernah ditunjukkan Korut kini berakhir.

Namun dalam rencana strategi pertahanan nasionalnya, Trump malah menyebut negara komunis itu masih melanjutkan diri sebagai ancaman luar biasa.

"Dengan pertemuan kedua yang bakal terjadi, saya berharap kesalahan sama tak berulang: Sedikit pergerakan dari Kim, kelonggaran besar dilakukan Trump," ujar Denmark.

"Mari berharap pertemuan kedua menghasilkan hasil nyata," imbuh Michael Fuchs, peneliti di Center for American Progress. (Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertemuan Kedua Trump dan Kim Jong Un Digelar Akhir Februari"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved