Pemkot Bekasi Ingatkan Pengelola Pasar Baru Ikut Bereskan PKL

Disdagperin) Kota Bekasi meminta pengelola Pasar Baru Bekasi untuk ikut membantu dalam proses penertiban PKL di Jalan Muh Yamin dan Juanda Bekasi

Pemkot Bekasi Ingatkan Pengelola Pasar Baru Ikut Bereskan PKL
Warta Kota/Muhammad Azzam
Para PKL yang masih nekad berjualan di Jalan Muh Yamin, Bekasi Timur, yang berada di samping gedung Pasar Baru Bekasi. 

Pihahknya, lanjut Ine telah menyiapkan lokasi relokasi dengan maksimal seperti pemasangan listrik, hingga tidak adanya iuran bulanan selama enam bulan.

"Kemarin-kemarin katanya listrik engga ada, sekarang listrik sudah nyala. Terus kemarin itu dia bilang gelap, kita liat engga gelap kok itu banyak yang dagang di Pasar Baru sayuran anteng-anteng saja. Bilangnya engga laku pembeli engga mau kesana, padahal tidak juga," jelasnya.

Ia mengungkapkan sepi pembeli jika berdagang di dalam pasar bukan menjadi alasan.

Pasalnya jika seluruh pedagang kompak pindah dipastikan pembeli akan berpindah membeli ke dalam pasar.

"Kalau pedagang pindah pelanggan juga pasti nyari kan. Engga masalah, didalam saja ada yang jualan pedagang lama. Kita selama ini sudah berupaya untuk melakukan relokasi itu dari dulu kita tata sudah sediakan lokasi, listrik sudah, segala sesuatu sudah, cuma pedagang ada aja alasannya," paparnya.

Sebelumnya, Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Bekasi di Jalan Muh Yamin dan Juanda Bekasi Timur enggan direlokasi ke Blok II.

Salah seorang pedagang sayuran mengungkapkan enggan direlokasi ke dalam Pasar Baru dikarenakan khawatir akan sepi pembeli. Terlebih fasilitas di lokasi relokasi kurang memadai.

"Sepi jualan didalam, terpaksa saya jualan di jalan lagi. Ya kita kan butuh hidup butuh makan," kata pedagang pria berkemeja yang engga ditanya namanya.

Pantauan Wartakota, tempat relokasi di Blok II Pasar Baru Bekasi berada di gedung bagian belakang.

Lokasinya terlihat kosong, hanya ada beberapa saja pedagang yang jualan. Terlihat lokasi relokasi itu bukan lokasi baru dibangun.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved