Pilpres 2019

Harusnya Begini Debat Capres Itu Bukan Baca Contekan kata JS Prabowo Tunjukkan Video Ini

JS Prabowo pun memberikan penilaiannya ata debat capres yang sudah dilakukan di kesempatan pertama.

Harusnya Begini Debat Capres Itu Bukan Baca Contekan kata JS Prabowo Tunjukkan Video Ini
Warta Kota/Angga Bhagja Nugraha
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di acara Debat Capres Cawapres perdana di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019) malam. 

Sejumlah kalangan mencemooh debat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena soal dibocorkan dan ada pasangan yang hanya membaca jawaban yang sudah disiapkan tim mereka.

Seorang netizen yang juga dikenal sebagai pensiunan TNI, JS Prabowo pun memberikan penilaiannya ata debat capres yang sudah dilakukan di kesempatan pertama.

Dalam debat capres yang diikui Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin di satu sisi dan lawannya adalah penantangnya pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, debat berlangsung penuh basa basi.

Akibatnya media sosial pun banjir dengan penilaian negatif.

Lewat akun pribadinya @marierteman, dia berujar:

Bila Debat Capres spt ini kan harusnya bisa ya

nggak nyerang pribadi dan (seharusnya) nggak ada jg yg dipermalukan

Ingat, kita memilih pejabat yg akan mengelola negara sebesar Indonesia (bkn “seluas”) kan kita harus tau persis kualitasnya.

Dalam debat ini, sejumlah calon presiden di Amerika Serikat (AS) bisa diidentifikasi dengan mudah kekuatan mereka dengan tidak ada yang membaca teks.

Kali ini, debat di antaranya menampilkan capres dari Partai Republik, George Bush.

Hal serupa juga terjadi kala capres Partai Demokrat, Barrack Obama tampil.

Tidak ada yang baca teks apalagi sampai dapat bocoran soal.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak terlalu banyak memberikan bocoran soal debat-debat selanjutnya kepada tim sukses masing-masing pasangan capres-cawapres.

"Jangan terlalu banyak bocoran soal. Bolehlah arahnya apa, tapi jangan terlalu (banyak bocoran) supaya lebih memberikan impact leadership," kata Wapres JK usai menyaksikan nonton bareng debat capres-cawapres di kediaman dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (17/1/2019) malam, seperti dikutip Antara.

JK mengatakan, seharusnya dalam debat tidak perlu diberikan bocoran pertanyaan atau kisi-kisi, sehingga pada saat debat berlangsung, kemampuan capres dan cawapres dalam menjawab atau menanggapi pertanyaan secara spontan dapat terlihat.

Selain itu, untuk menunjukkan kemampuan memimpin dari masing-masing pasangan calon, Wapres mengatakan para peserta debat pilpres harus lebih banyak berdiskusi.

"Ya, sebaiknya jangan terlalu banyak (bocoran soal), pemimpin itu harus mengambil sikap pada waktu debat.

Kadang-kadang tidak perlu persiapan. Diskusi ini harus mencerminkan itu. Kalau terjadi begini harus bagaimana," jelasnya.

Sejak awal Wapres JK dengan tegas menolak kebijakan KPU yang memberitahukan bocoran soal debat kepada masing-masing tim sukses pasangan capres-cawapres.

Menurut JK, debat pilpres tampak seperti bimbingan belajar bagi siswa yang akan mengikuti ujian, sehingga harus diberikan kisi-kisi soal.

Padahal, seharusnya debat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menilai kompetensi para capres-cawapres untuk dapat dipilih pada Pilpres 2019.

"Ya soal yang dikasih 20, yang akan dipilih lima, jadi kayak bimbingan belajarlah gitu," ujarnya.

Debat perdana capres-cawapres, sebagai bagian dari kampanye Pilpres 2019, dimulai pukul 20.00 WIB dengan mengusung tema hukum, hak asasi manusia, korupsi, dan terorisme.

Masih terdapat empat kali debat sebagai rangkaian kampanye, yakni satu kali debat pasangan calon, dua kali debat calon presiden, dan satu kali debat calon wakil presiden.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved