Cerita Mistis Dibalik Proses Syuting Film DreadOut Dibayangi Hantu Kebaya Merah

film DreadOut telah menembus hingga 800.000 penonton, ini membuktikan bahwa film yang diangkat dari adaptasi game memiliki potensi yang menjanjikan

Cerita Mistis Dibalik Proses Syuting Film DreadOut Dibayangi Hantu Kebaya Merah
warta kota/nur ichsan
Pemeran Film DreadOut, Rima Melati Adams, Marsha Aruan dan Irsyadilla, berbagi cerita mistis di balik proses syuting film membuat bulu kuduk merinding, Kamis (17/1/2019) di Jakarta. 

WARTA KOTA, SETIABUDI  -- Hantu Kebaya Merah merupakan sosok penting dan ikonik dalam film DreadOut, Sosok seram berkebaya merah dan lengkap dengan sanggulnya ini mampu membuat penonton film besutan Kimo Stamboel, merinding bulu kuduknya.

Media Gathering Film DreadOut Bersama Rima Melati Adams, Marsha Aruan dan Wida Handoyo
Media Gathering Film DreadOut Bersama Rima Melati Adams, Marsha Aruan dan Wida Handoyo (warta kota/nur ichsan)

Banyak cerita dan pengalaman menarikyang dialami oleh pemain yang terlibat di dalamnya seperti, Rima Melati Adams yang menceritakan pengalamannya yang selama syuting dituntut untuk menggunakan sling.

”Aku harus pakal sling terus menerus, karena tokoh Hantu Kebaya Merah itu banyak melakukan adegan melayang dan terus terang saja scene aku di film ini berat banget, lni jadi pengalaman baru buat aku, tapi yang pasti ini seru banget", kata Rima dalam acara Media Gathering DreadOut di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Selain itu Rima juga harus menjaIani proses make up selama lima jam untuk menjadi sosok Kebaya Merah yang dilakukan secara langsung untuk merias wajah yang berkarakter.

Sophia Latjuba Dapat Honor Besar Bintangi Film Horor

Kaji Kebijakan Motor Jadi Transportasi Umum, Korlantas Polri Serap Aspirasi Pengemudi Ojek

Rima Melati Adams
Rima Melati Adams (warta kota/nur ichsan)

”Aku sempat kaget melihat hasil make up-nya, jadinya kok seram banget, dan bikin wajahku berubah drastis, pokoknya keren banget, aku jadi merasa  kebaya merah itu real banget dan aku berasa bukan Rima tapi berasa Kebaya Merah yang sebenarnya, DreadOut ini merupakan film horor pertamaku, terus terang suatu kebanggan sendiri bisa ikut terlibat di film ini", ujarnya.

Cerita Mistis, juga dialami oIeh Marsha Aruan, ketika berperan sebagai Jessica, Marsha harus memerankan tokoh yang menjadi sasaran serangan Hantu Kebaya Merah.

Puncak Gunung Semeru Bertopi, Sutopo PN: Jangan Kaitkan dengan Mistis, Ini Penjelasannya

Kubu Jokowi Klaim Unggul 3-1 di Debat Pertama Pilpres 2019

Saat terjebak di portal gaib, Jessica di sandera dan dikendalikan oleh Kebaya Merah dan ternyata dalam adegan tersebut benar dihadiri sosok gaib.

”Kebetulan sepupuku itu ada yang indigo, dia bisa melihat hantu, aku awalnya nggak tahu apa-apa, terus saat diceritain kalau pas adegan itu dikendalikan Hantu Kebaya Merah yang ada di belakang kita (Marsha dan Rima Melati) ada satu sosok lagl, di mana muka hantunya ketutupan sama rambut panjang, terus pakai baju merah dan mirip kuntilanak", terang Marsha Aruan.

Media Gathering Film DreadOut Bersama Rima Melati Adams, Marsha Aruan, Irsyadillah dan Wida Handoyo
Media Gathering Film DreadOut Bersama Rima Melati Adams, Marsha Aruan, Irsyadillah dan Wida Handoyo (warta kota/nur ichsan)

Pengalaman mistls Iainnya juga dlalaml oleh lrsyadillah yang memerankan tokoh Beni, Irsyad mengaku sempat bertemu dengan sosok lbu-ibu yang awalnya dikira istri salah seorang kru tapi ternyata sosok itu adalah makhluk halus.

"Saat itu aku dan Cicio sedans lewat kemah para kru, aku melihat ada seorang ibu sama anak kecil dl dalam tenda, terus aku sapa ibu itu, tapi ketika aku tanya kepada salah satu ku di sana, temyata nggak ada orang di tenda tersebut, seketika kejadian itu membuat aku dan Cicip jadi merinding, tapi untungnya mereka tak mengganggu selama syutlng", ucap Irsyad.

Ditambahkan oleh Irsyad, para pemain baru sadar sehabis rilis teaser, kalau pocong yang dl-calling itu, ternyata di foto jumlah pocongnya bertambah.

Sementara itu, Wida Handoyo mengungkapkan, menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme dan apresiasi positlf masyarakat pada film DreadOut yang telah menembus hingga 800.000 penonton, ini membuktikan bahwa film yang diangkat darl adaptasi game memiliki potensi yang menjanjikan di Indonesia.

Jalani Tes Urine di Polres Metro Jakarta Barat, Ivan Gunawan: Saya Positif Hamil

Jadi Tersangka, Polisi Sebut Peran Vanessa Angel Juga Pengendali Transaksi Prostitusi Online

Marsha Aruan
Marsha Aruan (warta kota/nur ichsan)

Film DreadOut mengambil Iatar cerita sebelum kejadian dalam game terjadi yang menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial, mereka pergi ke apartemen kosong, dan sengaja mengunjungi apartemen tersebut di malam hari untuk merekam kegiatan mereka selama di sana.

Tapi tanpa disengaja, salah satu anggota kelompok mereka yang bernama Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.

Film DreadOut disutradaral dan diproduseri oleh Kimo Stamboel ('Rumah Dara”, “Killers” 'Headshot”), Wida Handoyo ('Petak Umpet Minako'), dan Edwin Nazir ('9 Summers 10 Autumns") telah rilis 3 Januari 2019 lalu. 

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved