Pengaturan Skor

Pekan Depan, Waketum PSSI Djoko Driyono Diperiksa Satgas Antimafia Bola

Pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono oleh Satgas Anti-Mafia Sepak bola, terkait pengaturan skor dipastikan diundur pekan depan.

Pekan Depan, Waketum PSSI Djoko Driyono Diperiksa Satgas Antimafia Bola
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Selasa (15/1/2019). 

PEMERIKSAAN terhadap Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono oleh Satgas Anti-Mafia Sepak bola, terkait pengaturan skor atau match fixing yang sedianya dilakukan Jumat (18/1/ 2019) besok, dipastikan diundur pekan depan atau tepatnya Kamis (24/1/2019) mendatang.

Hal itu setelah Satgas Anti-Mafj Bola menerima surat resmi dari PSSI yang meminta pengunduran waktu pemeriksaan terhadap Djoko.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan diundurnya pemeriksaan terhadap.Djoko Driyono setelah Satgas Anti-Mafj Bola menerima surat resmi dari PSSI.

Isinya kata dia alasan permintaan pengunduran pemeriksaan karena Djoko harus menghadiri Kongres PSSI tahun 2019 di Denpasar, Bali, yang dimulai sejak Jumat (18/1/2019) hingga 21 Januari 2018.

Sebelumnya, kata dia Djoko dijadwalkan diperiksa Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 10.00 di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Ia diperiksa sebagai saksi dalam skandal pengatutan skor.

"Jadi Satgas Antimafia Bola sudah mendapat surat resmi dari PSSI yang meminta pemeriksaan terhadap saudara Djoko, Waketum PSSI, diundur sampai 24 Januari mendatang," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

"Sebab yang bersangkutan akan menghadiri Kongres PSSI. Sehingga PSSI meminta penundaan pemeriksaan,” kata Dedi.

Selain Djoko, menurut Dedi pemeriksaan terhadap sejumlah petinggi PSSI lainnya juga akan diundur pekan depan.

“Pemeriksaan saksi lain seperti exco juga diundur pekan depan. Termasuk pemeriksaan beberapa pejabat struktural juga pekan depan,” katanya.

Sebelumnya, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria juga diperiksa Satgas Anti Mafia Bola terkait pengaturan skor atau match fixing Liga 2 dan Liga 3 2018, mulai Rabu (16/1/2019) sampai Kamis (17/1/2019) atau selama sekitar 13 jam.

Tisha diperiksa di terkait wewenang jabatan dan Kongres PSSI tahun 2018.

Seperti diketahui dalam kasus mafia bola ini, Satgas sudah menetapkan 12 orang tersangka.

Yakni anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Riyanto alias Mbah Putih, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Ling Eng, mantan wasit futsal Anik Yuni Artika dan ayahnya yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit PSSI Priyanto, seorang wasit pertandingan antara Persibara Banjarnegara melawan PSS Pasuruan bernama Nurul Safarid, pegiat sepakbola Indonesia, Vigit Waluyo, staf Direktur Penugasan Wasit di PSSI berinsial ML.

Selain itu empat lainnya adalah CH, DS, P dan MR. Belum ada penjelasan terkait empat nama terakhir. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved