Penertiban Pedagang Kaki Lima

Irwandi Sebut Kericuhan saat Penertiban PKL di Tanah Abang Didominasi Ulah Preman 80 Persen

Kericuhan yang terjadi saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang dilakukan oleh para preman.

Irwandi Sebut Kericuhan saat Penertiban PKL di Tanah Abang Didominasi Ulah Preman  80 Persen
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Sejumlah massa terlibat kericuhan, saat penertiban PKL di Tanah Abang oleh petugas Satpol PP, Kamis (17/1/2018). 

TANAH ABANG-WARTA KOTA --- Kericuhan yang terjadi saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang dilakukan oleh para preman.

Menurut Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi,  para preman sekitar Tanah Abang memprovokasi para pedagang kali lima sehingga menimbulkan kericuhan.

Irwandi mengatakan, penertiban itu membuat para preman yang menguasai lapak tidak mendapat keuntungan dari sewa lapak dari para PKL yang tidak mendapat tempat di Skybridge Tanah Abang.

Penertiban Pedagang Kaki Lima Tanah Abang Ricuh Lantara nMenolak Ditertibkan

"Jadi ini sebenarnya adanya provokator dari preman-preman karena penertiban ini memang rutin dilakukan oleh petugas," kata Irwandi, Kamis (17/1/2019).

"Jadi kalo PKL paling hanya 20 persennya saja, sisanya preman-preman," katanya lagi.

Dia menambahkan, saat kericuhan itu, para preman tersebut berbaur dengan para PKL di Tanah Abang.

Para preman, kata Irwandi, memanfaatkan dan menyewakan lapak kepada para PKL.

Selain itu, PKL yang melakukan perlawanan kepada petugas karena mereka tidak dapat ditampung di Skybridge.

3 Provokator Diamankan Polisi Pasca Terjadinya Kericuhan Tanah Abang

Para PKL  meminta untuk ditampung layaknya pedagang lainnya di Skybridge Tanah Abang.

"Jadi mereka yang melakukan perlawanan itu mereka yang tidak tertampung di skybridge, tapi kita sudah siapkan di Blok F. Hanya saja mereka tidak berminat dan penginnya seperti Skybridge," ujarnya.

Atas kericuhan tersebut, Pemkot Jakarta Pusat akan memanggil pihak terkait di lingkungan setempat untuk melakukan pembahasan.

Irwandi pun berterima kasih kepada aparat kepolisian yang sigap menangkap para provokator saat kericuhan terjadi.

"Kita akan panggil nantinya RW-nya, tapi setidaknya tadi sudah ada 3 orang yang diduga provokator diamankan polisi," ucap Irwandi.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved