Duda Anak Satu Setubuhi Bocah Tetangganya, Lima Bulan Kemudian Korban Baru Berani Cerita

TAK kuat menahan birahi, Salim (39) nekat menyetubuhi anak tetangganya yang masih di bawah umur, di rumah kontrakannya di Kalideres, Jakarta Barat.

Duda Anak Satu Setubuhi Bocah Tetangganya, Lima Bulan Kemudian Korban Baru Berani Cerita
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Salim (39) nekat menyetubuhi anak tetangganya yang masih di bawah umur, di rumah kontrakannya di Kalideres, Jakarta Barat. 

TAK kuat menahan birahi, Salim (39) nekat menyetubuhi anak tetangganya yang masih di bawah umur, di rumah kontrakannya di Kalideres, Jakarta Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada 2018, dan akhirnya terkuak setelah korban berinisial KPD (8) menceritakan peristiwa tersebut kepada temannya.

Kapolsek Kalideres Kompol Pius Pongge mengatakan, Salim yang merupakan duda anak satu itu baru pertama kali melakukan aksi bejat tersebut terhadap anak tetangganya. Pelaku menyetubuhi korban lantaran sudah menduda setahun sejak istrinya meninggal dunia.

Prabowo Banyak Ucapkan Pernyataan Spontan Saat Pidato, Politikus Gerindra: Namanya Juga Orang Cerdas

"Pelaku ini sudah duda satu tahun. Persetubuhan di bawah umur ini terjadi di kontrakan pelaku saat korban diajak main ke rumah," kata Kompol Pius di Polsek Cengkareng, Kamis (17/1/2019).

Kompol Pius menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Agustus tahun lalu, sekitar pukul 12.00. Ketika itu, korban tengah bermain di depan rumah pelaku. Karena sudah akrab dengan korban, pelaku pun mengajak korban bermain di dalam rumah pelaku.

Melihat korban sedang bermain game sambil tiduran di lantai, birahi Salim bangkit. Pelaku lantas mencoba memeluk sembari menurunkan celana dalam korban. Korban sempat melawan, namun pelaku memaksa korban sehingga persetubuhan tersebut terjadi.

Jusuf Kalla Dorong Gerakan Bawa Tumbler Jadi Tren Dunia

"Pelaku ajak korban ke dalam rumah. Saat asyik main game disuruh tidur di lantai. Pelaku mengikuti dan memeluk dari belakang. Selanjutnya, pelaku membuka celana dalam korban dan terjadi persetubuhan, hingga pelaku ejakulasi," jelas Kompol Pius.

Karena diancama pelaku, korban pun tak berani menceritakan hal tersebut kepada orang tuanya, walaupun setelah kejadian tersebut, KPD (8) mengeluhkan rasa sakit di bagian alat vitalnya kepada orang tuanya.

"Sempat ngeluh sakit, tapi korban belum cerita, jadi orang tua korban ini hanya memberikan obat saja," ungkapnya.

Prabowo Bilang BUMN Bangkrut Satu per Satu, Menteri Jokowi: Kesimpulan yang Terlalu Ceroboh

Pada Januari 2019, korban akhirnya menceritakan peristiwa tersebut kepada temannya, hingga akhirnya teman korban pun bercerita kepada orang tuanya.

Merasa kasihan terhadap korban, orang tua teman korban lantas menceritakan peristiwa tersebut kepada ibu korban. Lalu, orang tua korban langsung melaporkan ke Polsek Kalideres, Jakarta Barat.

"Setelah dapat cerita dari orang tua temannya korban, oleh ibu korban menanyakan kebenaran peristiwa itu, dan korban pun akhirnya mengaku persetubuhan tersebut, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi, dan dilakukan penangkapan," bebernya.

Atas perbuatan tersebut, pelaku melanggar pasal 81 UU No 35 Tahun 2004 tentang perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Cengkareng untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved