Pilpres 2019

Ada 3000 Pendukung Paslon Diprediksi Datangi Lokasi Debat Capres

Kombes Indra Jafar memprediksi akan ada sekitar 3000 pendukung dua kubu calon presiden dan calon presiden yang akan turut datang ke lokasi debat

Ada 3000 Pendukung Paslon Diprediksi Datangi Lokasi Debat Capres
Warta Kota/Feryanto Hadi
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar saat memberikan instruksi kepada para penanggungjawab setiap area untuk benar-benar mengamankan lokasi debat. 

KAPOLRES Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar memprediksi akan ada sekitar 3000 pendukung dua kubu calon presiden dan calon presiden yang akan turut datang ke lokasi debat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (17/1/2019).

"Informasi dari Intelijen ada diperkirakan ada 3000 masa pendukung paslon, untuk itu kita harus melakukan upaya-upaya antisipasi pengamanan dengan harapan debat ini berjalan aman lancar dan tertib," ujar Kombes Indra di depan ribuan anggota polisi dan TNI saat menggelar apel pengamanan di lapangan Bidakara, Kamis (17/1/2018).

Indra menyebut, akan menempatkan ribuan orang itu di lapangan Bidakara. Di lapangan itu, nantinya akan dipasang dua layar lebar dan pendukung paslon bisa nobar di sana.

"Nanti ada sekat pemisah untuk meminimalisir adanya gesekan antar-pendukung," ungkapnya.

Indra menginstruksikan kepada anggotanya agar tegas dalam melakukan pengamanan debat kali ini, namun tetap mengutamakan humanis kepada pendukung paslon.

"Berdasarkan pengalaman yg terdahulu terkait masalah perparkiran tamu yang bukan undangan memaksa masuk, untuk itu dibutuhkan ketegasan namun tetap humanis terhadap parkir kendaraan dan tamu yg ingin masuk, antispasi pintu-pintu masuk disekitar Ring 1 dan Ring 2," ungkapnya.

Indra menyebut, sebanyak 1428 personil akan terlibat dalam pengamanan debat capres-cawapres baik dari Polri maupun TNI.

Debat di Ruang Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara juga akan disiarkan secara langsung dan live streaming TVRI, RRI, Kompas TV, dan RTV mulai pukul 20.00.

Adapun debat perdana ini mengusung tema hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, dan terorisme.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved