Narkoba

5 Fakta Terkait dengan Mantan Pacar Syahrini Edarkan Sabu, No 4 Sampai Gadaikan Cincin

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung, mengatakan penangkapan Aris Idol diawali temuan 300 butir pil ekstasi.

5 Fakta Terkait dengan Mantan Pacar Syahrini Edarkan Sabu, No 4 Sampai Gadaikan Cincin
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
HS, mantan kekasih artis Syahrini saat dihadirkan pada rilis di Mapolda Metro Jaya. 

SEBELUM Januarisman Runtuwene atau Aris Idol, mantan pacar penyanyi Syahrini lebih dulu ditangkap karena narkoba.

Bedanya, kasus Aris Idol ditangkap Polres Pelabuhan Tanjung Priok atas dugaan penyalahgunaan narkotika pada Selasa (15/1/2019) malam.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung, mengatakan penangkapan Aris Idol diawali temuan 300 butir pil ekstasi.

Lalu bagaimana dengan Hans alias HS, mantan penyanyi Syahrini, yang juga tersandung kasus narkoba? Berikut rangkuman faktanya.

Mantan Pacar Syahrini Ngaku Sudah Setahun Edarkan Sabu

Aris Idol Diketahui Sudah Tiga Kali Pakai Sabu

Hans mantan pacar Syahrini

Subdit 2 Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya memastikan Hans mantan pacar Syahrini.

Ia menyebarkan sabu.

Kasubdit II Psikotropika AKBP Dony Alexander mengungkapkan Hans mengaku mantan pacar Syahrini saat diperiksa.

Namun, sambung Dony, penyidik tidak ingin masuk ke ranah pribadi.

"Iya sih (mantan Syahrini), tapi ya kami kan tidak mengejar terkait masalah pribadi. Sempat saya tanya ke yang bersangkutan iya benar. Dia membenarkan," jelas Dony di Polda Metro Jaya, Rabu (16/1/2019).

Berjualan Sabu, Pengedar Sabu Memakai Mobil Jadi Gudang Berjalan

Hans bersama pelaku lain diciduk pada akhir Desember 2018. Penangkapan dirinya merupakan pengembangan tersangka lain berinisial SN.

Selain Hans dan SN, ada juga dua tersangka lain yang diciduk mereka adalah FK dan TP.

"Dari tangan mereka kami menyita sabu seberat 2.362,84 gram," ungkap Dony.

Gara-gara SN

Mantan pacar Syahrini, Hans, diciduk setelah polisi menangkap SN di Restoran Yosinoya, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Jumat (21/12/2018) malam.

Dari tangan SN, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 5 gram. Keterangan SN mengarahkan polisi kepada Hans.

"SN mengaku mendapat sabu dari FK," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Polisi menangkap FK di Jalan Panarukan, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 23.00 WIB dengan barang bukti 2.357 gram atau 2,3 kilogram sabu.

Asisten Pribadinya Terlibat Jaringan Kokain, Ivan Gunawan Akan Diperiksa Polisi

FK mengaku mendapat barang haram tersebut dari HK atau Hengki yang kini buron dengan bantuan TP dan Hans.

TP diciduk di Jalan Taman S Parman, Jakarta Barat, sedangkan Hans ditangkap di Jalan Kebumen, Menteng, Jakarta Pusat.

"Tersangka mengaku mendapat perintah dari NC dan MK yang masih buron," ujar Argo.

Edarkan sabu untuk orang kaya

Mantan pacar Syahrini, Hans biasa mengedarkan narkoba jenis sabu ke kalangan menengah atas atau orang kaya di Jakarta.

Hal itu disampaikan Kasubdit 2 Psikotropika Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander di Polda Metro Jaya.

"Kemungkinan besar peredaran ini masuk wilayah kota Jakarta. Jadi untuk kelas-kelas menengah ke atas kemungkinan besar mereka yang salurkan," ujar Dony.

Aaliyah Massaid Sebut Dul Itu Unik dan Bikin Nyaman

Amien Rais: 17 April Sampai 20 Oktober 2019, Kita Jadikan Jokowi Seperti Bebek Lumpuh

Hans mendapatkan sabu dari bandar bernama Hengki alias HK. Polisi masih memburu Hengki dan menetapkannya sebagai DPO.

Barang haram tersebut juga diedarkan oleh TP.

"Dan hasil pemeriksaan FK mengaku menerima sabu dari HK (DPO) dibantu oleh TP dan HS dalam proses menerima sabu," jelas Dony.

Hans bersama pelaku lain diciduk akhir Desember 2018. Penangkapan dirinya merupakan pengembangan tersangka lain berinisial SN.

Gadaikan cincin demi sabu

Hans menggadaikan cincinnya untuk dapat mengkonsumsi sabu.

"Yang menarik lagi kita mendapatkan cincin. Informasinya dari keterangan tersangka untuk pembayaran, karena kurang dananya," ujar Argo.

Argo mengatakan, cincin tersebut digadaikan untuk membayar kekurangan dalam pembelian narkoba.

"Dia akhirnya menjaminkan cincin ini. Masalah harga ini kan hobi, variasi," tutur Argo.

Berdasarkan hasil tes urine, Hans positif menggunakan narkoba jenis Benzodiazepin, sementara tersangka SN menggunakan Methaphetamin.

"Kalau mereka sih kalau menggunakan keterangannya memang baru tahun ini," jelas Argo.

Jadi Tersangka Prostitusi Online, Kuasa Hukum Pertanyakan Foto dan Video Panas Vanessa Angel

Dengan Biro Perjalanan Ini Bisa Umrah Plus Ketemu dengan Habib Rizieq

Barang bukti 300 ekstasi

Sementara dalam kasus tertangkapnya Aris Idol, Selasa (15/1/2019) malam, polisi mengawali dengan penemuan 300 butir ekstasi.

Kombes Argo mengatakan 300 butir ekstasi didapat dari tersangka berinisial YW di Tangerang.

"YW dan kawan-kawan kedapatan membawa 300 butir ekstasi dan sabu-sabu seberat 2 gram bruto," kata Argo.

Aris Idol Tidak Masuk Daftar Target Operasi

Setelah penyelidikan selama satu minggu, polisi mendapati Aris dan empat tersangka lainnya sedang berpesta narkoba.

"Sabu-sabu tersebut dikonsumsi secara bersama-sama dengan cara bergantian sambil minum minuman 'Red Label'," ujar Argo.

Aris Idol ditangkap saat pesta sabu di sebuah apartemen.

"Saat para tersangka mengkonsumsi sabu, Unit II dari Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok datang dan berhasil mengamankan barang bukti beserta orang yang berada di dalam kamar apartemen Kuningan tersebut," ujar Argo.

Aris Idol ditangkap bersama empat tersangka lainnya yakni YSP, AS, AY, AM.

Saat ditangkap Aris bersama AY, AM, dan YS serta AS mengonsumsi sabu secara bersama-sama bergantian sambil menenggak Whisky. 

Penulis:
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved