Pimpinan KPK Diteror

Polisi Bilang Tangkapan CCTV di Rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif Kurang Bagus

MABES Polri terus berupaya mengungkap pelaku teror bom molotov di kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Polisi Bilang Tangkapan CCTV di Rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif Kurang Bagus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Suasana rumah Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif di Kalibata Selatan, Jakarta, Rabu (9/1/2019). 

MABES Polri terus berupaya mengungkap pelaku teror bom molotov di kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, tangkapan gambar dari CCTV ternyata masih kurang membantu untuk mengungkap pelaku.

Sebab, kata dia, kondisi gelap membuat tangkapan gambar dari kamera tak sebagus yang diharapkan oleh kepolisian.

Transjakarta Targetkan Tahun Ini 1.440 Bus Kecil Terintegrasi JakLingko

"CCTV karena memang kondisinya agak gelap, kemampuan kamera untuk menangkap tidak sebagus harapan kita," ujar Dedi Prasetyo di Universitas Nasional, Jakarta Selatan, Selasa (15/1/2019).

Di sisi lain, terkait teror bom palsu di kediaman Ketua KPK Agus Rahardjo, Dedi Prasetyo menyebut pihaknya masih mendalami keterangan dari dua orang saksi.

Menurutnya, dua orang tersebut mampu memberi petunjuk kepada tim Inafis Mabes Polri melalui penggambaran sketsa terduga pelaku.

Fahri Hamzah: Pidato Kebangsaan Prabowo Gagal

"Dua saksi ini harus ingat kembali apa yang dia lihat, apa yang dia ingat nanti digambar lagi. Setelah digambar nanti dikonfirmasi lagi pada saksi, apa benar ciri-ciri seperti ini, apa benar nanti kita betulin lagi," jelasnya.

Nantinya, bila sketsa telah mendekati sempurna dan dibenarkan oleh saksi, jenderal bintang satu itu menyebut sketsa akan dipindahkan dari sketsa menggunakan tangan ke digital.

“Yang digital itu akan menyempurnakan kembali. Sketsa wajah digital kita bisa lebih mengerucut pada orang yang diduga melakukan teror bom dua rumah pimpinan KPK,” paparnya. (Vincentius Jyestha)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved