Sudin Dukcapil Jakarta Timur Kebut Pelayanan e-KTP ke Warga Berusia 17 Tahun

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Timur berpacu dengan waktu lakukan perekaman e-KTP ke peserta didik usia 17 tahun.

Sudin Dukcapil Jakarta Timur Kebut Pelayanan e-KTP ke Warga Berusia 17 Tahun
Warta Kota/Feryanto Hadi
Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan melakukan pelayanan jemput bola terkait dengan perekaman e-KTP di SMA/SMK sederajat di Jakarta Selatan. 

Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tinggal menunggu beberapa bulan saja.

Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Timur berpacu dengan waktu melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP Elektronik) atau e-KTP.

Kali ini, perekaman e-KTP dikhususkan kepada peserta didik yang baru beranjak ke usia 17 tahun.

Anies Temui Pendukungnya dari Presidium Rakyat Betawi

Komplotan Jabrik Bantargebang Tenggak Miras Sebelum Begal Korbannya

Naufan, Kepala Seksi Pendaftaran Penduduk Sudin Dukcapil Jakarta Timur mengungkapkan pihaknya masih terus melakukan program jemput bola perekaman e-KTP di sejumlah sekolah.

"Program jemput bola perekaman e-KTP ke sekolah-sekolah sudah kami lakukan sejak tanggal 27 Desember. Terus kan libur, kemudian lanjut lagi tanggal 9 Januari," ungkap Naufan saat dikonfirmasi, Selasa (15/1/2018).

Terdapat dua alasan yang mendorong pihaknya melakukan program tersebut.

Tempat Pencucian Mobil Terbakar di Matraman, Diduga Arus Pendek Listrik

VIDEO: Anies Disuruh Pose Angkat Jempol, Ogah Nanti Dipanggil Bawaslu

Alasan pertama yakni banyaknya peserta didik yang tak sempat melakukan perekaman di kelurahan tempat tinggalnya lantaran sibuk belajar menjelang Ujian Nasional (UN).

"Kemudian, kelurahan aktif kalau hari kerja saja, sementara kan anak-anak sedang bersekolah, ada yang sulit dapat izin misalnya mau ngurus ke kelurahan saat jam belajar. Makanya kami jemput bola ke sekolah," tuturnya.

Naufan menambahkan tak menargetkan jumlah sekolah yang akan disambangi pihaknya.

Prabowo Bilang Akan Lanjutkan Program Jokowi yang Baik Bagi Indonesia, Pendukungnya Protes

Diduga Tak Netral Dalam Pemilu, Dua Kepala Dinas Dipanggil Bawaslu Kota Tangerang Selatan.

Hingga menjelang tanggal 17 April 2019 mendatang, program tersebut akan terus dilakukan.

"Tidak kami targetkan ya. Kami mau sebanyak-banyaknya. Kalau bisa seluruhnya, tapi kan enggak mungkin ya, karena SMA di Jakarta Timur kan banyak ya. Kami kejar waktu, hari efektif hanya sekitar 60 hari saja sebelum pemilu bulan April. Kami mengakomodir agar anak-anak usia muda bisa memilih nantinya," kata Naufan.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved