Ratusan PNS Tangerang Kerap Mangkir saat Apel dan Jam Kerja

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi mengungkapkan masih banyak pegawai negeri sipil

Ratusan PNS Tangerang Kerap Mangkir saat Apel dan Jam Kerja
KOMPAS/DWI BAYU RADIUS
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi mengungkapkan masih banyak pegawai negeri sipil (PNS) yang kerap membolos.

Ratusan PNS di ruang lingkup Pemerintahan Kota Tangerang itu sering mangkir pada saat apel dan jam kerja.

"Ada beberapa persen dari total pegawai yang bolos. Jumlahnya sekitar 100-an dari kami yang lakukan pendataan," ujar Lutfi kepada Warta Kota, Selasa (15/1/2019).

Ia menjelaskan jumlah keseluruhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Tangerang sebanyak 8.000 orang.

Dari total jumlah PNS tersebut, BKSDM Kota Tangerang selalu melakukan pengawasan terhadap para pegawai yang tidak disiplin.

"Mereka bolos apel. Bahkan saat jam kerja juga tidak ada di kantor," ucapnya.

Lutfi menegaskan pihaknya tak segan - segan dalam memberi sanksi terhadap oknum PNS yang nakal ini.

Dirinya akan melakukan monitoring dan bekerja sama dengan jajaran Inspektorat serta Satpol PP Kota Tangerang melancarkan razia serta penindakan.

"Dari ratusan pegawai yang bolos itu ya random. Jadi orangnya bukan itu - itu saja. Tapi kami lakukan pendataan dan sanksi siap mengancam terhadap pegawai yang bolos ini," kata Lutfi.

Seperti diberitakan Warta Kota sebelumnya, petugas Satpol PP, Inspektorat, dan BKSDM Kota Tangerang menggelar operasi secara besar - besaran pada Senin (14/1/2019) kemarin.

Hasil dalam razia tersebut, ada 24 pegawai yang terciduk.

Operasi tersebut digelar di tiap - tiap tempat pembelanjaan Kota Tangerang.

Mulai dari Tangcity Mall, Sabar Subur, Toko Bata, dan Mall Bale Kota. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved