Ombak Setinggi 2,5 Meter Membahayakan, Wisatawan Diminta Tidak Berenang di Pantai Selatan Banten

Wisatawan diminta tidak berenang di pesisir pantai selatan Kabupaten Lebak, Banten, karena gelombang dengan ketinggian 2,5 meter cukup membahayakan.

Ombak Setinggi 2,5 Meter Membahayakan, Wisatawan Diminta Tidak Berenang di Pantai Selatan Banten
Tribun Jabar
Gelombang tinggi melanda kawasan pantai selatan Jawa Barat dan merusak puluhan bangunan serta perahu pada Selasa hingga Rabu (24-25/7/2018). (Foto ilustrasi) 

WISATAWAN diminta tidak berenang di pesisir pantai selatan Kabupaten Lebak, Banten, karena gelombang dengan ketinggian 2,5 meter cukup membahayakan.

"Kita berharap wisatawan dapat menaati peringatan dan imbauan itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Kaprawi di Lebak, Banten, Selasa (15/1/2019).

Larangan berenang di sekitar pantai selatan Kabupaten Lebak guna  mencegah kecelakaan laut.

Berdasarkan laporan dari BMKG Banten selama sepekan ke depan cuaca di pesisir pantai selatan memburuk, karena ada tekanan rendah di Perairan Samudera Hindia. 

Ketinggian gelombang berpeluang mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin 15 knot atau 30 kilometer per jam.

"Kami minta wisatawan tidak berenang karena khawatir mereka tersapu gelombang tinggi," kata Kaprawi.

Kaprawi  menjelaskan, cuaca pesisir pantai selatan yang berhadapan langsung dengan perairan Samudera Hindia memiliki karakter berbeda dengan pantai di Selat Sunda bagian utara.

Gelombang pantai selatan cukup tinggi juga banyak karang-karang, sehingga berbahaya bagi pengunjung yang berenang di sekitar pantai itu.

Banyak pengunjung yang berenang terseret gelombang laut.

BPBD melarang pengunjung berenang di sekitar Pantai Binuangeun, Bagedur, Panggarangan, Sukahujan, Cihara, Bayah, Ciantir dan Sawarna karena saat ini sedang berbahaya bagi wisatawan

"Kami minta pengelola objek wisata agar mengawasi wisatawan agar mereka tidak melakukan kegiatan di sekitar pantai," kata Kaprawi. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved