Jika Dapat Ganti Rugi Rp 30 Miliar dari PKS, Fahri Hamzah akan Lakukan Ini

Bagi Fahri Hamzah, ganti rugi itu dianggapnya sebagai ongkos tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh lima petinggi PKS.

Jika Dapat Ganti Rugi Rp 30 Miliar dari PKS, Fahri Hamzah akan Lakukan Ini
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berjalan seusai menjalani pemeriksaan di Direskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018). 

JELANG batas waktu yang diberikannya, Fahri Hamzah menyerahkan sepenuhnya kepada pengadilan, terkait kewajiban petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membayar ganti rugi imateriel sebesar Rp 30 miliar kepada Wakil Ketua DPR itu.

Fahri Hamzah berharap hal itu cepat direalisasikan demi kebaikan partai. Terlebih, kata Fahri Hamzah, banyak kader PKS di akar rumput yang menjadi korban. Sehingga, menggangu persiapan partai dalam menghadapi Pemilu 2019.

"Buat saya itu aja yang paling penting, prosedurnya saya serahkan kepada hakim, saya serahkan kepada lawyer dan kepada para penegak hukum, agar itu direalisasikan secepatnya demi kebaikan partai," kata Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Pembangunan Sudah Rampung 97 Persen, LRT Jakarta Siap Beroperasi Akhir Februari

"Karena partai ini mau ikut pemilu dan demi kebaikan juga mereka-mereka yang sekarang ini menjadi beban dan menanggung utang," sambungnya.

Bagi Fahri Hamzah, ganti rugi itu dianggapnya sebagai ongkos tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh lima petinggi PKS.

"Tapi yang saya ingin katakan ini adalah ongkos dari tindakan yang melanggar hukum yang dilakukan oleh lima orang pimpinan PKS itu, dan ongkos dari tindakan melawan hukum itu ya mereka terpaksa harus membayar," tegasnya.

Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo Sedang Direnovasi, CCTV Tak Berfungsi Sejak Dua Bulan Lalu

Lebih lanjut, politikus asal Sumbawa itu mengatakan, uang Rp 30 miliar itu nantinya akan dikembalikan kepada para kader PKS yang dirugikan.

"Iya, saya akan kembalikan dalam bentuk yang saya sedang atur, supaya ini untuk merecovery teman-teman di bawah, khususnya yang menjadi korban dari tindakan ini," ucapnya.

"Saya memang korban, tapi saya enggak ambil sesuatu dari situ. Saya akan kembalikan kepada kader sebagai korban," papar Fahri Hamzah.

KPK Diteror Sembilan Kali, Pegawai Duga Dilakukan Jaringan yang Sama

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) melalui putusan bernomor 1876 K/Pdt/2018 sebelumnya telah memutuskan menolak kasasi yang dilayangkan DPP PKS.

Kasasi itu dilayangkan sebagai upaya hukum dari dua putusan sebelumnya, yakni putusan PN Jaksel dengan nomor perkara 214/Pdf.G/2016/PN JKT.SEL, yang memenangkan Fahri Hamzah sebagai penggugat dan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan nomor perkara 539/PDT/2017/PT.DKI yang menguatkan putusan PN Jaksel.

Dengan putusan itu, Fahri Hamzah telah menerima salinan putusan PN Jaksel yang juga mewajibkan PKS membayar denda Rp 30 miliar kepada politikus asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu sebagai ganti rugi imateriel. (Chaerul Umam)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved