Glenn Fredly Meminta Ekosistem Musik Kawal RUU Permusikan

Pelaku industri musik kini sedang menyoroti legislatif yang sedang memperjuangkan adanya undang-undang mengenai permusikan.

Glenn Fredly Meminta Ekosistem Musik Kawal RUU Permusikan
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Glenn Fredly 

WARTA KOTA, CILANDAK--- Pelaku industri musik kini sedang menyoroti legislatif yang sedang memperjuangkan adanya undang-undang mengenai permusikan.

Anggota DPR RI Komisi X, Anang Hermansyah, mencoba mengajukan undang-undang melalui Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan.

Usulan mengenai RUU Permusikan tersebut dicoba untuk diamandemenkan agar para musisi bisa mendapatkan sebuah kepastian mengenai industri musik, baik dalam bisnis penjualan, tata kelola, kepemilikan, hingga hak cipta.

Musisi Glenn Fredly (43) sebagai pelaku seni menegaskan akan mengawal bagaimana RUU yang dibahas dalam DPR RI terealisasikan menjadi undang-undang musik untuk kepentingan ekosistem musisi di Indonesia.

Dalam pembukaan atau launcing Toko #Musik Bagus di Mall Cilandak Town Square (Citos), Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2019) petang, Glenn Fredly mencoba mengawal RUU Permusikan itu dengan sebuah diskusi ringan dengan penampilan para musisi keren.

"Kalau ditanya bagaimana mengenai RUU Permusikan, bagi saya ini penting untuk dikawal. Karena 50 tahun lebih musik Indonesia berjalan, tetapi yang terlewat itu soal perlindungan dan pengelolaan," kata Glenn Fredly.

"Menurut saya, yang ada didepan cuman bicara soal bisnis musiknya, lebih kesitu selama ini. Artinya, kalau produk UU Permusikan hadir, bicara pentingnya adalah tata kelola musik industrinya Indonesia," katanya.

Glenn mengatakan, kenapa RUU Permusikan menjadi menarik dibahas karena ekosistem musik yang berisikan musisi, pelaku seni, produser, label, hingga promotor musik menjadi sebuah mata rantai yang tidak akan terputus.

Sebab, menurut Glenn, mata rantai tersebut yang nantinya akan menghasilkan sebuah nilai karya, untuk kepentingan ekosistem tersebut.

"Sejauh ini, menurut saya di Indonesia, mata rantai ekosistem musik ini tidak berjalan mengenai pengelolaannya. Sehingga, menariknya adalah sebuah produk UU Permusikan lah yang menjadi dasar bagi ekosistem ini," ucapnya.

Pemilik nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo itu menerangkan jika nantinya UU sudah ditetapkan, maka hasil karya dari ekosistem musik bisa membantu penghasilan negara dan juga para pelaku musiknya sendiri.

Glenn menjadi salah satu musisi paling depan, untuk mensosialisasikan mengenai RUU Permusikan yang sedang dibahas DPR RI untuk segera diubah menjadi sebuah UU Permusikan.

Oleh karenanya Glenn mengajak para musisi dan ekosistem musik ini mempelajari mengenai regulasi yang ada dalam RUU Permusikan tersebut, yang sedang dibahas oleh DPR RI.

Karena, nantinya jika produk tersebut berubah menjadi UU Permusikan akan diuji regulasinya kepada ekosistem musik yang akan terlibat, sehingga mata rantai ekosistem tersebut bisa berjalan.

"Makanya saya bersama dengan Koalisi Seni Musik Indonesia (KAMI) terus mensosialisasikan mengenai RUU Permusikan ini. Karena, semuanya demi ekosistem musik Indonesia dan untuk kita bersama. Sosialisasi akan terus berjalan sampai dengan Konferensi Musik Indonesia Ke-2 pada Oktober 2019 di Jakarta," ujar Glenn Fredly.

Glenn Fredly Ingin Bertemu Eryck Amaral Saat Tahu Aura Kasih Hamil

Mantan Kekasih Menikah, Glenn Fredly Doakan Aura Kasih Berbahagia

Glenn Sugita Lepas Jabatan di PT LIB

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved