Pemilu 2019

Cak Imin Ajak Partai Lain Gabung PKB Secara Sukarela

"Dari pada suaranya sia-sia, mending digabungkan ke PKB. Partai yang didirikan ulama dan berjuang untuk kemaslahatan umat," kata Cak Imim

Cak Imin Ajak Partai Lain Gabung PKB Secara Sukarela
Warta Kota/Dody Hasanuddin
Cak Imim berfoto bersama dengan alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Al Amin dan Kiai Kampung di Pinpes Al Amin, Pamijahan, Bogor, Minggu (13/1/2018). 

WARTA KOTA, BOGOR - Ketua Umun Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, atau Cak Imin mengajak partai yang suaranya diprediksi tidak lolos elektoral treshold untuk bergabung dengan PKB secara sukarela.

Hal itu diminta Cak Imin, karena hanya PKB satu-satunya partai nasionalis relegius yang masuk dalam tiga besar.

"Dari pada suaranya sia-sia, mending digabungkan ke PKB. Partai yang didirikan ulama dan berjuang untuk kemaslahatan umat," kata Cak Imim di depan ribuan alumni Pondok Pesanteren (Ponpes) Al Amin dan Kiai Kampung di Pinpes Al Amin, Pamijahan, Bogor, Minggu (13/1/2018).

Menurut Cak Imin, PKB dapat masuk tiga besar, karena keringat dan perjuangan kiai dan ulama dalam membesarkan PKB.

Kemudian tidak ada satu pun yang meniatkan PKB untuk kepentingan pribadi.

"Setiap tetes hujan yang membasuh tubuh kita hari ini akan menjadi pahala. Sebab, partai ini merupakan partai yang didirikan ulama. Keringat dan perjuangan kita tidak akan sia-sia, mulia, " ujar Cak Imin.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) itu bersyukur kekuatan PKB terus bertambah.

Itu semua berkat dukungan ulama dan kiai kampung yang dengan ikhlas berjuang dan mendoakan PKB.

Menurut Cak Imin, sekalipun PKB tidak punya koran, televisi, dan tidak punya uang, tapi hasil survei menunjukan partai ini paling eksis.

"Survei memperlihatkan banyak partai Islam rontok. Hanya PKB yang masuk dalam tiga besar mengalahkan Golkar. Itu semua karena keikhlasan para pendiri PKB," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Dody Hasanuddin
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved