Anies Baswedan Cabut Subsidi Parkir IRTI, Pegawai Pemprov DKI Bergerilya Cari di Gedung Sekitar

Bahkan, sejak kemarin para pegawai sudah tidak diperbolehkan menggunakan Gedung DPRD DKI Jakarta untuk parkir.

Anies Baswedan Cabut Subsidi Parkir IRTI, Pegawai Pemprov DKI Bergerilya Cari di Gedung Sekitar
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Pamdal berjaga di parkiran Gedung DPRD DKI Jakarta. 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut subsidi parkir di IRTI Monas sejak awal Januari 2019. Sehingga, para Pegawai Pemprov DKI harus mengeluarkan tarif lebih tinggi agar bisa memarkirkan kendaraan.

Bahkan, sejak kemarin para pegawai sudah tidak diperbolehkan menggunakan Gedung DPRD DKI Jakarta untuk parkir.

Penjagaan pun diperketat mengunakan portal otomatis yang bisa dibuka oleh Pengaman Dalam (Pamdal) yang memiliki kartus akses.

Jokowi: PDIP Bersyukur Memiliki Megawati

"Sudah enggak boleh parkir di sini (Gedung DPRD). Di sini khusus sekretariat dan anggota dewan," ujar Pamdal Achida Dewanto di lokasi, Selasa (15/1/2019).

Akhirnya, para pegawai Pemprov DKI memilih memarkirkan kendaraannya di gedung-gedung sekitar seperti Telkom, Dewan Pers, Lemhannas, dan Perpusnas.

Bahkan, tak sedikit yang parkir di Jalan Jaksa, Gondangdia, Kebon Sirih, hingga menggunakan parkiran Sekolah Dasar (SD).

Polisi Kembali Limpahkan Berkas Kasus Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan, Kali Ini Yakin P-21

"Kemarin sempet parkir di Dewan Pers, sekarang karena siang jadi sudah penuh. Jadi parkir di SD Kebon Sirih, jalannya lumayan jauh," ungkap Danu, Pegawai Harian Lepas (PHL) Pemrov DKI.

Sebelumnya parkir mobil bersubsidi Rp 66 ribu menjadi Rp 550 ribu per bulan, sedangkan untuk motor tadinya Rp 22 ribu menjadi Rp 352 ribu per bulan. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved