Tanggul Jebol

Warga Korban Banjir Jatipadang Ingin Punya Tanggul Baswedan II untuk Menahan Gempuran Air Bah

Warga Jatipadang, Pasar Minggu, minta Pemkot Jakarta Selatan membangun tanggul permanen di sekitar Sungai Pulo Jati.

Warga Korban Banjir Jatipadang Ingin Punya Tanggul Baswedan II untuk Menahan Gempuran Air Bah
Warta Kota/Feryanto Hadi
Karung pasir yang ditahan dengan batang-batang kayu dolken dipasang sebagai tanggul sementara di sekitar aliran Sungai Pulo Jati, Jatipadang, Pasar Minggu, Senin (14/1/2019). 

Dia menambahkan, permasalahan Sungai Pulo Jati memang kompleks. Kondisi sungai yang mengalami penyempitan hebat serta pendangkalan membuat aliran sungai rawan meluap.

"Kita lihat lebar sungai beragam, sudah cukup sempit. Bahkan ada yang sisa satu meter akibat pembangunan," ucapnya.

Air Bah Menerjang Permukiman, Saat Tanggul Jebol

"Kita akan carikan solusi ke depan, baik jangka pendek dan khususnya jangka panjangnya," ucap Marullah.

Kawasan Jatipadang memang langganan banjir. Tahun lalu, tanggul jebol di RW 04 membuat hampir seluruh area kampung tergenang.

Kini, RW 04 sudah tak lagi banjir setelah dibangun tanggul permanen, Tanggul Baswedan.

Kampung itu, yang sebelumnya dikenal dengan nama Kampung Air, berubah menjadi Kampung Baswedan.

Penamaan itu sebagai apresiasi warga kepada Gubernur Anies Rasyid Baswedan yang merealisikan keinginan warga untuk membangun tanggul permanen.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved