VIDEO: Hasil Survei, Sebagian Besar Masyarakat Tolak Poligami

Hasil survei terbaru Y-Publica menunjukan bahwa masyarakat Indonesia cukup kritis dalam menyikapi praktik perkawinan poligami.

“Sebetulnya, mayoritas pendukung kedua kubu Capres tidak setuju dengan poligami,” terangnya.

Dari survei Y-Publica, responden yang tidak setuju dengan poligami menganggap poligami berdampak negatif bagi perkawinan dan merugikan perempuan.

Sebanyak 35,7 persen responden menganggap poligami merugikan perempuan. Lalu ada 23,5 persen yang menganggap poligami menyebabkan penelantaran anak. Sebanyak 19,3 persen menganggap poligami menyebabkan ketidakadilan dalam perkawinan. Dan 13,4 persen menyebut poligami memicu KDRT.

Karena itu, mayoritas responden (44,7 persen) responden menghendaki pembatasan seketat mungkin terhadap poligami dalam Undang-Undang (UU).

Sementara 26,9 persen responden menghendaki poligami dilarang oleh UU dan pelakunya dikenai pidana.

Diketahui, Y-Publica mengadakan survei pada 26 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019 dengan melibatkan 1200 responden.

Survei dilakukan melalui pemilihan responden secara acak atau multistage random sampling.

Tingkat kesalahan alias margin of error dalam survei ini sebesar +/- 2,98 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(*)

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved