Tanggul Jatipadang Jebol, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta : Belum Dibangun Permanen

Tanggul yang membatasi Kali Ciliwung dengan permukiman warga RW 06 Jatipadang itu, kata Teguh Hendrawan dibangun oleh warga secara swadaya.

Tanggul Jatipadang Jebol, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta : Belum Dibangun Permanen
Warta Kota/Feryanto Hadi
Tanggul karung jebol di RW 006 Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019), membuat rumah warga terendam banjir dan lumpur. 

Air yang meluap kemudian menerjang puluhan rumah dari 3 RT yang ditempati sekira 240 orang.

Jebolnya tanggul disebabkan lantaran tinggi tanggul rendah dan tak kuat menahan derasnya aliran kali.

Menurut warga terdampak banjir, Sarbini, sebenarnya warga telah mengajukan perbaikan terhadap tanggul itu sejak beberapa bulan silam.

Namun, pengerjaan dari tanggul itu belum terealisasi hingga tanggul jebol.

"Sudah diajukan ke RT sejak lama, katanya ia sudah ajukan ke Kelurahan. Tapi belum ada tanggapan. Sementara di RT lain telah dilakukan penurapan, di sini malah belum," ujarnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (14/1/2019) di lokasi.

Saat tanggul jebol, Lurah Jati Padang, Noviant Wijanarko bersama dengan Suku Dinas Sumber Daya Air berkoordinasi membuat tanggul sementara sepanjang 5 meter.

"Kami telah membuat cecuruk dolken beserta karung karung pasir untuk mengatasi tanggul sementara waktu. Harapan kami bisa segera membangun tanggul permanen," bebernya.

Namun, Noviant Wijanarko belum bisa memastikan kapan akan dibuatnya tanggul secara permanen.

"Dari SDA mungkin yang akan merencanakan. Tidak terlalu lama lah bisa dilakukan penurapan. Peninggian turap akan dibangun 1 meter sisi kiri dan kanan," tuturnya.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali sempat meninjau lokasi terjadinya tanggul yang jebol.

Halaman
123
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved