Pembuluh Darah Robby Tumewu Pecah Tiga Kali, tapi Infeksi Paru-paru yang Membuatnya Meninggal

Debby Sahertian mengatakan, Robby Tumewu meninggal setelah berjuang melawan penyakit strok yang menyerang hingga tiga kali.

Pembuluh Darah Robby Tumewu Pecah Tiga Kali, tapi Infeksi Paru-paru yang Membuatnya Meninggal
@jevonardio
Robby Tumewu sebelum meninggal dunia. 

AKTOR Robby Tumewu (65) meninggal dunia pada Senin (14/1/2019) dini hari.

Kabar meninggalnya pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 4 Desember 1953 itu dibenarkan oleh bintang sinetron Debby Sahertian, saat dihubungi melalui telepon, Senin siang.

"Iya benar Robby Tumewu meninggal. Dia akan dikremasi tapi menunggu keluarganya dari luar negeri. Karena semua keluarganya di luar negeri," kata Debby Sahertian Sahertian.

Robby Tumewu Meninggal Saat Kondisinya Membaik Setelah Berjuang Enam Tahun Melawan Strok

Debby Sahertian mengatakan, Robby Tumewu meninggal setelah berjuang melawan penyakit strok yang menyerang hingga tiga kali.

"Beliau (Robby Tumewu) itu kan sudah tiga kali pecah pembuluh darahnya dari 2010 lalu. Nah, tapi meninggalnya karena sakit infeksi paru," ucapnya.

Debby Sahertian mengaku terakhir membesuk Robby Tumewu pada pertengahan Desember 2018 lalu. Saat membesuk, ia dan teman-teman almarhum sempat merayakan Natal bersama dalam kondisi Robby Tumewu yang sakit.

Menunggu Kedatangan Keluarga, Jenazah Robby Tumewu akan Dikremasi pada 17 Januari

"Sekitar pertengahan Desember lalu ya. Waktu itu kan dia ulang tahunnya tanggal 4 Desember. Nah, saya besuk sekalian momen Natal juga. Saya dan teman-teman Lenong Rumpi jenguk dia di rumahnya," ungkapnya.

Saat membesuk, lanjut Debby Sahertian, kondisi Robby Tumewu sudah dalam kondisi yang memprihatinkan. Ia hanya bisa terbaring di tempat tidur, karena penyakitnya sudah cukup parah.

"Jadi dia (Robby Tumewu) cuma bisa berbaring aja, karena beliau kan sudah enggak bisa diajak bicara, dia juga enggak ingat lagi dengan kita. Karena kan pembuluh darahnya sudah pecah ya, ya begitu kondisinya," beber Debby Sahertian. (*)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved