Tsunami Pantai Anyer

Masa Tanggap Darurat Tsunami Selat Sunda Dicabut, Ini yang Dilakukan Pemprov Banten

Pasca ditutupnya tanggap bencana tsunami, Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan kroscek langsung guna memastikan korban telah mendapat perawatan.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Gubernur Banten Wahidin Halim kembali melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Banten terkait penanganan korban dampak tsunami Selat Sunda, Kamis (27/12/2018). 

"Bantuan yang bersumber dari dana urunan donasi dan paket dari masyarakat di akhir masa tanggap tgl 10 Januari 2019 telah ditutup. Dan akan dilaporkan setelah hasil audit bantuan nya selesai dan akan diumumkan kepada publik secara terbuka," kata pria yang akrab disapa WH ini.

Bencana tsunami Selat Sunda juga sudah memporak-porandakan berbagai bangunan-bangunan fasilitas umum dan sosial.

Hal itu juga tidak luput dari perhatian Gubernur Banten dan untuk prioritas utama adalah perbaikan sekolah. Baik bangunan SD, SMP maupun SMA.

Meski demikian, Pemprov akan memberikan bantuan juga untuk membangun atau memperbaiki bangunan sekolah SD atau SMP yang rusak.

Terutama untuk bantuan seragam dan fasilitas penunjang pendidikan lainnya karena dari data yang ada hampir sekitar 8000 anak SD dan 450 siswa SMP, yang membutuhkan seragam dan perlengakapan Sekokah.

"Yang siswa SMP laki laki bikinkan celana panjang, perempuan roknya panjang juga," tutur Gubernur.

Menurut Gubernur Banten, hal-hal yang prioritas yang telah dilaksanakan Pemprov Banten, selama masa tanggap bencana akan tetap diikuti hal lainnya.

Seperti rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur jalan menuju ke Anyer, Carita hingga Ujung Kulon yang selama ini memang sudah menjadi program pembangunan infrastruktur Pemprov Banten.

Sambil semuanya berjalan Tim Pemprov Banten yang lainnya tetap mengerjakan hal yang bersifat pendukung lainnya.

Seperti pengetahuan akan tsunami, memberikan trauma healing bagi para korban bencana, mengembalikan perekonomian masyarakat hingga memulihkan kembali pariwisata. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved