Sepakat Awasi Korut, Jepang Minta Perancis Kirim Kapal Induk Charles de Gaulle

MILITER Perancis sepakat bergabung dengan patroli angkatan laut Jepang di perairan lepas Korut untuk bersama-sama mengawasi negara tertutup itu.

naval-group.com.au
KAPAL Induk Perancis Charles de Gaulle 

MILITER Perancis menyatakan sepakat untuk bergabung dengan patroli angkatan laut Jepang di perairan lepas Korea Utara (Korut) untuk bersama-sama mengawasi negara tertutup itu.

Dalam pernyataan resmi pejabat Perancis, pada Jumat (11/1/2019), Perancis telah berjanji bakal mengirimkan kapal fregat dan pesawat pengintai untuk bergabung dalam pengawasan Korut, yang melibatkan angkatan laut Jepang dan AS dan berbasis di wilayah Okinawa.

Bila Rusia Menyerang dengan Rudal Balistik Hipersonik, AS Tak Akan Mampu Menghentikannya

Selain Singapura dan Vietnam, Ini Kandidat Lokasi Pertemuan Kedua Donald Trump-Kim Jong Un

Kerja sama pengawasan tersebut sekaligus akan mempererat hubungan militer antara Jepang dengan Perancis.

Presiden Perancis, Emmanuel Macron, sempat menyatakan bahwa negaranya dan Jepang berbagi keprihatinan atas program nuklir Korut, serta peningkatan agresivitas China di Laut China Selatan.

Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono dan Menteri Pertahanan Takeshi Iwaya, berkunjung ke Paris dan kota pelabuhan Brest, tempat pangkalan angkatan laut terbesar kedua Perancis, Jumat (11/1/2019).

Keduanya bertemu dengan menlu dan menhan Perancis guna membahas masalah keamanan antara kedua negara.

Stella Goldschalg, Perempuan Pengkhianat Penyebab Dibantainya 3.000 Kaum Yahudi oleh Nazi

"Kawasan Indo-Pasifik adalah wilayah yang sangat penting bagi kami," kata Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Yves Le Drian, dalam sebuah wawancara dengan harian Le Telegramme, menjelang pertemuan.

Dalam pertemuan kedua negara, Jepang mengharapkan Perancis mengutus kapal induknya, Charles de Gaulle, yang akan melakukan pelayaran ke Singapura, untuk merapat ke Jepang.

Jika undangan itu diterima, besar kemungkinan kapal induk Perancis akan melintasi perairan Laut China Selatan yang masih disengketakan dan hampir seluruhnya diklaim Beijing.

"Kami ingin (kapal induk Perancis) itu dapat berkunjung ke Jepang. Meski hal itu belum dikonfirmasi, (kunjungan) itu akan menjadi peristiwa yang sangat simbolis," kata juru bicara kedutaan Jepang di Paris, Yoshihiro Higuchi, kepada AFP.

Pertemuan tersebut turut menghasilkan kesepakatan untuk menggelar latihan militer bersama, dengan marinir Perancis dan Jepang akan menjalani latihan gabungan di lepas pantai Djibouti di Afrika timur, di mana kedua negara memiliki pangkalan.

"Latihan militer bersama kemungkinan juga akan digelar di Samudra Hindia," kata salah seorang pejabat Perancis. (Agni Vidya Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Angkatan Laut Perancis dan Jepang Sepakat Bekerja Sama Awasi Korea Utara"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved