KPK: Perkembangan Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Agar Dilaporkan ke Publik secara Berkala

Tak hanya berharap penyerang Novel Baswedan ditangkap, KPK juga meminta perkembangan tim gabungan bentukan Polri dilaporkan ke publik secara berkala.

KPK: Perkembangan Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Agar Dilaporkan ke Publik secara Berkala
Kompas.com/Dylan Aprialdo Rachman
PENYIDIK Senior KPK Novel Baswedan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (11/12/2018). 

KOMISI Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyambut baik upaya Polri membentuk tim gabungan dalam rangka penuntasan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya berharap agar penyerang Novel bisa segera ditemukan.

"KPK berharap tim tersebut bisa berujung pada ditemukannya pelaku penyerangan Novel," kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/1/2019) malam.

Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Dibentuk, Kubu Prabowo-Sandiaga Berharap Tak Terkait Debat Capres 

Kapolri Bentuk Tim Gabungan Bersama Pakar dan KPK Ungkap Kasus Novel Baswedan

Febri mengatakan, penyerang Novel masih belum ditemukan sekitar 600 hari lebih sejak penyerangan terjadi. Sehingga, upaya pengungkapan harus ditingkatkan dan dilakukan secara konsisten.

"Menemukan penyerang Novel Baswedan yang sudah lebih dari 600 hari tersebut tentu saja kami berharap pengungkapan dan berbagai upaya terus dilakukan," ungkapnya.

Apalagi tim gabungan terdiri dari beragam unsur yang luas, baik dari Polri, KPK dan tim pakar. Oleh karena itu diharapkan tim ini bisa memperkuat upaya penuntasan kasus Novel.

Febri memastikan pimpinan sudah menugaskan sejumlah pegawai KPK di tim tersebut. Mereka yang bergabung berasal dari tiga unsur, yaitu penyidik, penyelidik dan pengawas internal KPK.

"Penugasan mereka akan dilakukan berdasarkan penugasan Pimpinan KPK. Dan nanti tentu akan berkoordinasi dengan tim yang dibentuk oleh Polri," kata dia.

Laporkan ke Publik secara Berkala

Di sisi lain, Febri berharap nantinya tim gabungan bisa melaporkan perkembangan penanganan kasus Novel ke publik secara berkala.

Halaman
12
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved