Pimpinan KPK Diteror

Sebelum Teror, Ada Orang Tidak Dikenal Bertanya ke Tukang Bubur di Mana Rumah Ketua KPK

Teror terhadap pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif, terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Rabu (9/1/2019) dini hari.

Sebelum Teror, Ada Orang Tidak Dikenal Bertanya ke Tukang Bubur di Mana Rumah Ketua KPK
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Perumahan Graha Indah RT 04 RW 15, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih Kota Bekasi, tampak sepi pada Kamis (10/1/2019) setelah diteror. 

POLISI menemukan sejumlah fakta sebelum teror terjadi di rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, dari kesaksian sejumlah saksi.

Berdasarkan kesaksian penjual bubur, diketahui sebelum kejadian ada orang yang tidak dikenal menanyakan di mana rumah Agus Rahardjo.

"Dia melihat ada orang yang datang ke tempat penjual bubur itu dan menanyakan rumah Pak RT, kemudian menanyakan rumah Ketua KPK," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/1/2019).

ICW: Nyali KPK Sedang Diuji

Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi lain yang mengaku melihat sosok yang meletakkan benda menyerupai bom pipa di rumah Agus Rahardjo.

"Kita sudah periksa enam saksi. Dari hasil metode induktif ya," jelas Argo Yuwono.

Teror terhadap pimpinan KPK Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif, terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Rabu (9/1/2019) dini hari.

Megawati Tak Ingin PDIP Diisi Kader Karbitan

Terdapat dugaan bahwa kedua teror ini berkaitan dan dilakukan secara terorganisir. Argo Yuwono mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kemungkinan tersebut.

Saat ini, Argo Yuwono mengungkapkan, penyidik masih mencoba membandingkan hasil temuan dari rumah Agus Rahardjo di Bekasi dan Laode Muhammad Syarif di Jakarta Selatan.

"Ini semuanya sedang kita lakukan penyelidikan, baik itu nanti kita komunikasikan antara TKP 1 dengan TKP 2," jelas Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/1/2019).

Ini yang Bakal Dilakukan Sandiaga Uno di Tambora Jika Terpilih Jadi Wakil Presiden

Argo Yuwono mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan rangkaian penyelidikan terhadap kasus teror ini. Pihaknya masih mencari petunjuk dan bukti untuk mencari sosok pelaku.

"Kita memeriksa saksi, kita menanyakan saksi, kita mencari barang bukti, barang bukti diperiksakan di Labfor. Kemudian kita evaluasi dari keterangan saksi-saksi itu dan ada bukti petunjuk. Itu upaya ya, sama ya," beber Argo Yuwono.

Sebelumnya, rumah Ketua KPK Agus Raharjo di Bekasi dan rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif di Kalibata, mendapatkan aksi teror berupa bom pipa palsu dan bom molotov pada Rabu (9/1/2019) dini hari. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved