Prostitusi Online

Robby Abbas Sebut Kartika Putri Bersih Tak Terlibat Prostitusi Online, Ini Kata Hotman Paris

Robby Abbas sebut Kartika Putri bersih tak terlibat prostitusi online. Hotman Paris menyebut Kartika Putri pantas jadi co hostnya di Hotman Paris Show

Robby Abbas Sebut Kartika Putri Bersih Tak Terlibat Prostitusi Online, Ini Kata Hotman Paris
Warta Kota/Nur Ichsan
Kartika Putri 

Dengan demikian, total menjadi 150 orang pelaku prostitusi online yang menjadi klien Robby Abbas.

Robby Abbas mengatakan, selain memasarkan artis dan model, dia juga menjadi agen bagi sejumlah pramugari.

"Kalau pramugari sekitar 30 orang," ujar Robby Abbas.

Pelanggan artis, model, dan pramugari itu, kata Robby Abbas, berasal dari berbagai latar belakang profesi, ada pejabat, pengusaha dan lainnya.

Simak video lengkapnya berikut ini.

Robby Abbas bebas

Seperti diberitakan sebelumnya, muncikari Robby Abbas atau RA akhirnya menghirup udara bebas setelah menjalani dua per tiga masa penahanan karena kasus prostitusi artis.

Sekitar pukul 11.45, mengenakan kaos putih berbalut jaket denim ditambah kacamata hitam, Robby melangkah keluar dari lembaga pemasyarakatan Cipinang.

Tak ada satupun artis ataupun rekanan Robby dari industri hiburan yang nampak saat itu. Sebenarnya Robby divonis satu tahun empat bulan penjara.

Sidang Perdana Robbie Abbas. Tersangka kasus prostitusi yang melibatkan artis, RA alias Robbie Abbas, menunggu waktu persidangan perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (18/8). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut berlangsung secara tertutup.
Sidang Perdana Robbie Abbas. Tersangka kasus prostitusi yang melibatkan artis, RA alias Robbie Abbas, menunggu waktu persidangan perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (18/8). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut berlangsung secara tertutup. (Antaranews.com)

Namun, dia telah menjalani dua per tiga masa tahanannya selama proses persidangan, sehingga mempunyai hak untuk bisa menjalani masa pembinaan di luar lapas.

"Pas satu tahun, selang satu hari. Enggak ada remisi. 4 bulan sisanya pembebasan bersyarat. Masih harus wajib lapor," ujar Robby saat ditemui di Lapas Cipinang, Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Robby ditangkap pada 9 Mei 2015 lalu. Dia terbukti melanggar Pasal 296 Kitab Undang- Undang Hukum Pidana dan Pasal 506 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), yakni memudahkan adanya perbuatan cabul dengan menyediakan kondom dan menjadikannya pekerjaan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis satu tahun empat bulan pada Robby dalam sidang yang digelar pada 26 Oktober 2015 lalu.

Penjatuhan pidana terhadap Robby bertujuan untuk pembinaan agar memperbaiki kesalahan dan tidak mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari. 

Penulis:
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved