Rabu, 22 April 2026

The Jak

Manajer Persija: Jakmania Harus Pahami Perombakan Skuad

Sejauh ini, tim berjulukan Macan Kemayoran itu melepas 11 pemain dan baru mendatangkan empat pemain baru, tiga lokal dan satu asing.

Penulis: Gisesya Ranggawari |
Super Ball/Feri Setiawan
Persija Jakarta menggelar latihan perdana di tahun 2019. Latihan digelar di lapangan Aldiron, Jakarta (Senin 7/1/2019). (Super Ball/Feri Setiawan) 

MANAJEMEN Persija Jakarta berharap pendukung fanatik tim ibu kota itu, The Jakmania, mengerti dan memahami perombakan skuad yang terjadi musim ini.

Manajer Persija, Marsma TNI Ardhi Tjahjoko, menanggapi kekecewaan The Jakmania sebagai hal yang wajar, tapi dirinya berharap para suporter yang dikomandoi Bung Ferry itu bisa mengerti situasi yang ada.

"Itu wajar bagi saya. siapa sih yang nggak pengen pemainnya top semua. Semua klub juga pengennya begitu. Tapi kembali lagi kita harus tahu juga situasi yang ada, misalnya pemain tersebut mau atau tidak, finansial klub mampu (bayar gaji yang diminta) atau tidak," paparnya kepada Harian Super Ball.

Sejauh ini, tim berjulukan Macan Kemayoran itu melepas 11 pemain dan baru mendatangkan empat pemain baru, tiga lokal dan satu asing.

"Jadi saya harap harus mengerti juga karena ada hal-hal lain di dalamnya. Misalkan datangkan pemain top tapi tidak mampu bayar ya gimana, atau pemainnya yang tidak mau kan tidak bisa dipaksa juga. Apalagi sekarang sudah tidak ada bantuan dari APBD, semua dana dari internal karena sudah menjadi PT," imbuhnya.

Menurut Ardhi, proses transfer pemain itu seperti sedang memasak di dapur, semua sesuai pesanan lalu diolah, baru disajikan.

"Kami di sini bekerja teknis saja, istilahnya seperti koki. Semua tergantung dari atas dikasih bahan masakannya apa, baru kami yang masak," ujar eks manajer PS AU itu.

Artis Film Dewasa Ini Buat Proyek Bersama Premier League

"Jadi pengambilan keputusan itu bukan wewenang saya. Terserah dari pimpinan seperti apa. Saya hanya sekadar kasih input," tambahnya.

Sementara itu, Asisten Pelatih Persija, Mustaqim, menjelaskan ada beberapa pemain yang diincar memang gagal didatangkan karena berbagai macam alasan.

Seperti masih memiliki kontrak, pemainnya tidak menyetujui bergabung dengan Macan Kemayoran dan banyak faktor lainnya.

"Kami sih memang pinginnya juga pemain top, pemain yang berpengalaman tapi kalau tidak bisa dan tidak mau bagaimana," ucapnya.

"Seperti Marckho Sandi (bek kanan Sriwijaya FC) dan I Made Andhika Wijaya (bek kanan Bali United) kami sudah minta, tapi kan kontraknya dua sampai tiga tahun, jadi tidak mungkin kami ambil," ungkap pelatih yang akrab disapa Abah itu.

Sebelumnya Ketua PP The Jakmania, Ferry Indrasjarief atau Bung Ferry, meminta para anggotanya untuk menghormati setiap keputusan pemain dan manajemen.

Menurut Bung Ferry, semua keputusan pasti ada alasan yang jelas dan sudah diperhitungkan secara matang-matang.

"Jangan langsung menilai salah kepada satu pihak. Semua punya alasan kuat mengambil keputusan," ujar pria berkacamata itu.

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Jumat (11/1/2019)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved