Flyover Cengkareng Sudah Dapat Digunakan Kembali

Hampir dua minggu ditutup selama perbaikan, flyover Cengkareng kini sudah dapat digunakan warga.

Flyover Cengkareng Sudah Dapat Digunakan Kembali
Warta Kota/Joko Supriyanto
Flyover Cengkareng yang rusak dan sudah diperbaiki kini dapat digunakan kembali. 

Hampir dua minggu flyover Cengkareng dilakukan penutupan karena proses perbaikan, hingga saat ini flyover tersebut sudah kembali dapat dilintasi kendaraan setelah dilakukan uji kekuatan landasan.

Berdasarkan pantauan Warta Kota di pengendara roda dua maupun roda empat dari arah Kembangan menuju Cengkareng dan Pluit sudah bisa melewati flyover tersebut pasca ditutup. Bahkan sudah tidak ada lagi movable concrete barier (MCB) yang menutupi jalur tersebut.

Kondisi arus lalu lintas dilokasi juga terpantau ramai lancar. Berbeda dengan saat flyover masih ditutup, antrean kendaraan arah traffic light Rawa Buaya sangat padat bahkan kemacetan kerap kali mengular.

Camat Cengkareng, Masud Efendi, mengatakan flyover Cengkareng sudah dibuka untuk umum dan dapat dilintasi setelah Bina Marga melakukan finising uji kekuatan landasan.

"Hari ini sudah selesai perbaikannya dan sudah dibuka kembali untuk umum, arus lalu lintas lancar," kata Masud Efendi, Jumat (11/1/2019).

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Erwin mengatakan pembukaan fly over Cengkaren sudah dilakukan sejak tadi malam.

Dirinya memastikan bahwa flyover Cengkareng sudah selesai berbaikan setelah dilakukan uji coba, bahkan beberapa ring-ring penyangga juga sudah dilepas, setelah dinyatakan selesai perbaikan.

"Sudah dibuka dari kemarin Kamis pukul 23.00. Sudah tidak disangga, kami juga sudah melakukan pembongkaran penyangganya sejak kemarin," ucapnya.

Sebelumnya flyover Cengkareng diperbaiki karena landasan atau pot bearing tidak berfungsi penuh akibat dilalui muatan yang melebihi kapasitasnya.

Oleh karena itu, dilakukan perbaikan pot bearing oleh petugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VI Ditjen Bina Marga serta dilakukan pula penyambungan siar muai (extension joint) pada pilar jembatan ke-4 dan 11.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved