Pimpinan KPK Diteror

Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Pelemparan Molotov di Rumah Wakil Ketua KPK Laode Syarif

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan, ada 11 saksi yang dimintakan keterangan soal kasus bom molotov di rumah Laode.

Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Pelemparan Molotov di Rumah Wakil Ketua KPK Laode Syarif
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mabes Polri, Rabu (9/1/2019). 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan bahwa tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki dan mendalami siapa pelaku teror pelemparan dua botol molotov.

Baik di rumah Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, di Kalibata Pancoran, Jakarta Selatan dan teror benda mirip bom pipa di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo di Bekasi.

Untuk penyelidikan di kediaman Laode di Kalibata, kata Argo, penyidik sudah memeriksa dan memintai keterangan 11 saksi.

"Ada 11 orang saksi sudah kita periksa, untuk yang di Kalibata. Saksinya mulai dari korban, keluarga, maupun orang yang ada di sekitar atau yang tinggal di sana. Ada saksi pedagang yang jualan di depan rumah korban, ada juga tetangga," kata Argo di Mapolda Metro, Kamis (10/1/2019).

Muhammadiyah: DNA Orang Indonesia Itu Harmoni, Jika Ada perbedaan Tajam Biasanya Kompromi.

Didiagnosis Gangguan Pendengaran Aneh, Wanita Ini Tak Bisa Mendengar Suara Pria, Ini Penyebabnya

Pembangunan Sudah Rampung 97 Persen, LRT Jakarta Siap Beroperasi Akhir Februari

Hasil sementaranya kata Argo, ada saksi yang mengaku mendengar suara seperti gelas pecah saat pelemparan molotov dilakukan dua pelaku yang berboncengan motor.

"Lalu ada saksi yang menyampaikan bahwa ada suara kendaraan bermotor roda dua sebelum suara gelas pecah. Keterangan itu sudah disampaikan ke penyidik pada saat pemeriksaan," kata Argo.

Ia menjelaskan polisi memulai penyelidikan dari olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Lalu mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, dan menganalisa bukti petunjuk berupa rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi," katanya.

Tim penyidik katanya melakukan metode induktif untuk mengungkap kasus ini.

"Artinya kita mulai dari TKP, lalu ke saksi dan barang bukti serta petunjuk lainnya" kata Argo.

Hati-hati Ada Oknum KPK Gadungan Berkeliaran, Masyarakat Diminta Lapor Polisi

Besok Bawaslu Bogor Putuskan Nasib Anies Baswedan

Pemkot Tangerang Mulai Gelar Uji Coba Job Fair Online

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved