Memantau Aktivitas Merapi, BPBD Jawa Tengah Menambah 3 CCTV

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Jawa Tengah menambah alat memantau perkembangan erupsi Gunung Merapi.

Memantau Aktivitas Merapi, BPBD Jawa Tengah Menambah 3 CCTV
Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Melihat Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari kawasan New Selo, Boyolali, Jawa Tengah. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Jawa Tengah menambah alat memantau perkembangan erupsi Gunung Merapi.

Saat ini status Gunung Merapi waspada atau level 2 dari berbagai sisi.

"Khusus di Jawa Tengah, kami menambah tiga alat pemantau berupa kamera CCTV yang dipasang di Balerante Klaten, Magelang, dan Boyolali," kata Kepala Pelaksana Harian BPDB Provinsi Jawa Tengah, Sarwa Pramana, seperti dilansir Antaranews.com, Kamis (10/1/2019).

Menurut Sarwa, penambahan alat pemantau yang saat ini total berjumlah sekitar 150 alat itu bertujuan agar ketika aktivitas Gunung Merapi meningkat bisa langsung dilakukan langkah-langkah evakuasi yang diperlukan.

Sebagai upaya lain untuk mengurangi risiko bencana terkait erupsi Gunung Merapi, BPBD Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam pengecekan jalur evakuasi dan hunian sementara untuk warga yang mengungsi.

Sarwa mengatakan, jalur evakuasi di Kabupaten Klaten saat ini dalam kondisi rusak berat akibat dilintasi truk-truk pengangkut pasir.

"Sementara itu, shelter-shelter atau hunian sementara yang dibangun pada 2010 perlu dipastikan kebutuhan logistik dan juga peralatan dapur umumnya. Selain itu, perlengkapan lain yang perlu disiapkan adalah masker yang akan dibagikan kepada masyarakat terutama saat terjadi hujan abu," ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar jalur-jalur untuk mengevakuasi warga saat terjadi erupsi Gunung Merapi, segera diperbaiki guna mengurangi risiko bencana.

Ganjar juga memohon pengertian dari para pengusaha galian C terkait dengan perbaikan jalur-jalur evakuasi karena Gunung Merapi saat ini berstatus waspada level 2.

"Tolonglah para pengusaha galian C, saya mohon betul Anda legalkan usaha Anda, angkutlah dengan cara benar karena jalan itu juga untuk jalur evakuasi saat terjadi kedaruratan," katanya.

Terkait Aktivitas Gunung Merapi, Sri Sultan HB X: Kalau Takut Silakan Keluar dari Yogyakarta

Guguran Lava Pijar di Gunung Merapi, Kepala BPPTKG Yogyakarta: Sudah Terjadi Sejak Agustus

Gunung Merapi Keluarkan Guguran Lava Pijar ke Arah Hulu Kali Gendol

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved