Gunung Agung Meletus

Gunung Agung Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati karena Tertutup Kabut

Gunung Agung yang terletak di Karangasem Bali kembali meletus, Kamis (10/1/2019) pukul 19.55 WITA.

Gunung Agung Kembali Meletus, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati karena Tertutup Kabut
TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Ilusrasi hutan Gunung Agung terbakar usai erupsi eksplosif saat terpantau di kawasan Desa Amed, Karangasem, Senin (3/7/2018). Gunung Agung sempat melontarkan lava pijar setinggi 2 kilometer. 

DENPASAR --- Gunung Agung yang terletak di Karangasem Bali kembali meletus, Kamis (10/1/2019) pukul 19.55 WITA.

Berdasarkan catatan yang terekam di Pos Pemantauan gunung api Agung di Desa Rendang, erupsi terekam seismograf dengan durasi kurang lebih 4 menit. Amplitudo maksimum 22 mm.

Namun, tinggi kolom abu tidak teramati karena puncak gunung tertutup kabut.

Erupsi Gunung Agung Bali: 7 Desa di Karangsem Ini Terpapar Abu Letusan

Gunung Agung sendiri masih berada status Level III (Siaga) dengan zona perkiraan bahaya pada radius 4 km dari puncak kawah.

Baik warga, pendaki maupun pengunjung dihimbau tidak beraktivitas dalam zona bahaya tersebut.

Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder. 

BREAKING NEWS: Erupsi Gunung Agung Bali Terjadi Minggu Pagi, Perhatikan 4 Peringatan Ini

Bahaya sekunder tersebut berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Area  aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung

Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved