Asosiasi Pengusaha Bus Dapat Tugas Bikin Kajian Pembangunan Terminal di Rest Area

Asosiasi pengusaha bus mendapat tugas melakukan kajian pembangunan terminal di rest area dalam melancarkan operasional jalan tol Trans Jawa.

Asosiasi Pengusaha Bus Dapat Tugas Bikin Kajian Pembangunan Terminal di Rest Area
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi rest area. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Asosiasi pengusaha bus mendapat tugas melakukan kajian pembangunan terminal di rest area dalam melancarkan operasional jalan tol Trans Jawa.

Kajian membangun terminal di rest area masyarakat dapat naik dan turun angkutan bus dari dalam area tol dan memudahkan akses masyarakat ke lokasi tujuan.

Harapannya kajian yang dibuat itu juga menyambut arus mudik Lebaran tahun ini.

Kurnia Lesani Adnan, Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI), mengatakan, pihaknya tengah melakukan kajian potensi dan dampak pembangunan terminal di rest area dalam jalan tol Trans Jawa.

"Idenya adalah membuat hub-terminal di rest area titik tertentu di kota besar seperti di Semarang, Batang, Solo agar masyarakat bisa naik dan turun dari hub tersebut," kata Kurnia, Rabu (9/1/2019).

Kemudian untuk mengakses hub-terminal tersebut, juga akan dibangun sistem feeder dengan bus kecil yang memberikan pelayanan dari terminal daerah menuju hub-terminal dalam jalur tol tersebut.

Tujuannya agar bus utama yang di jalan tol, tidak lagi harus keluar masuk gerbang tol dan memangkas inefisiensi akibat mengantre.

Kurnia mengatakan, pihaknya menargetkan kajian dapat segera selesai dan pembangunan hub-terminal dan operasi feeder tersebut bisa segera dilakukan untuk melayani kebutuhan lebaran tahun ini.

"Intinya seblum Lebaran di akhir April atau awal Mei sudah bisa berjalan semuanya," kata Kurnia.

Menanggapi ini, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menjelaskan, rencana pembangunan hub-terminal ini masih berbelit aturan.

"Di aturan PUPR, rest area tidak ada fungsi menjadi terminal. Maka perlu kajian apakah bisa dan visible dari aspek regulasi, rute dan desainnya," kata Budi.

Oleh karena itu, pembangunan hub-terminal dan sistem feeder ini akan menunggu kajian dari pihak pengusaha otobus sebelum bisa dibahas lebih lanjut bersama kementerian teknis dalam pembangunan dan PT Jasa Marga Tbk dan Badan Usaha Jalan Tol.

Menjadi Polemik, Bus Trans Jawa Milik Kementerian Perhubungan Dibatalkan

Kampanye Kreatif Tour De Tol Trans Jawa

Mudik ke Surabaya Lancar, Pengguna Tol Trans Jawa Berterima Kasih kepada Presiden Jokowi

Kontan.co.id/Tane Hadiyantono
Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Kemhub minta asosiasi pengusaha bus membuat kajian hub-terminal di rest area

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved