Usai Hujan Deras, Presiden Jokowi Sambangi Pedagang Nasi Uduk Nasabah Program Mekaar

"Yang kami harapkan betul-betul bisa menaikkan usaha ibu-ibu semua. Jangan sudah dibantu Rp2 juta, Rp3 juta, usahanya tetap saja," kata Presiden.

Usai Hujan Deras, Presiden Jokowi Sambangi Pedagang Nasi Uduk Nasabah Program Mekaar
ANTARA News/Bayu Prasetyo
Presiden Joko Widodo saat menemui penerima manfaat program Mekaar dari Permodalan Nasional Madani di Tambora, Jakarta Barat pada Rabu (9/1/2019). () 

"Jadi yang mendapat kan per kelompok, dapatlah buat modal muter (usaha)," kata Presiden.

Sutinah berjualan nasi uduk menggunakan meja di sisi jalan dan beratap terpal biru.

Beberapa lauk pelengkap nasi uduk seperti bihun goreng, potongan telur dadar, timun, dan bawang goreng menghiasi meja dagangannya.

Menurut Sutinah,  keuntungan dari berjualan nasi uduk yang bisa didapatnya per hari rata-rata Rp100.000.

Sutinah mengaku saat berdiskusi dengan Presiden Jokowi ia mengatakan, modal untuk usahanya masih kurang dan Presiden merespons dengan mengatakan bahwa program dapat berlanjut.

Menurut keterangan dalam laman www.PNM.co.id Mekaar adalah program layanan yang dibentuk pada 2015 bagi wanita prasejahtera yang tidak memiliki modal untuk membuka usaha maupun modal untuk pengembangan usaha.

Pemberian modal melalui Mekaar diberikan berbasis kelompok wanita prasejahtera untuk membuka maupun mengembangkan usaha.

Dengan demikian mereka bisa membantu peningkatan kesejahteraan keluarga. (Antara)

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved