Tulus Konser Kedelapan, Melibatkan 50 Musisi

TulusCompany sebagai label yang menaungi Tulus menginisiasi terlaksananya Konser Monokrom Tulus.

Warta Kota/Nur Ichsan
Tulus 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sebut saja Pamit, Manusia Kuat, Tukar Jiwa, Cahaya, Mahakarya, Lekas dan Ruang Sendiri. Beberapa tembang terbaik itu terangkum di album Monokrom (2016) milik penyanyi bersuara khas, Tulus (26).

Setelah meraih banyak keberhasilan bersama dua album sebelumnya, Tulus (2011) dan Gajah (2014), Tulus tak mau cepat puas.

Dalam perjalanan bermusiknya, penyanyi kelahiran Bukittinggi, Sumatera Barat, 20 Agustus 1987, ini mendapat apresiasi begitu besar dari para pendengar musik Tanah Air.

Dalam berbagai catatan, album Monokrom yang berisi 10 lagu itu telah didengarkan lebih dari 177.375.345 kali melalui media digital streaming.

Tak berhenti disitu. Album berdurasi 35 menit dan 37 detik ini mampu mengantarkan Tulus menyabet 26 penghargaan, baik industri musik sendiri maupun sinematografi.

Berdasar raihan dan apresiasi yang besar dari berbagai pihak itu, TulusCompany sebagai label yang menaungi Tulus menginisiasi terlaksananya Konser Monokrom Tulus.

Konser itu digelar di Bandung, Jawa Barat, 20 November 2018. Bandung dipilih menjadi lokasi konser tersebut karena Kota Kembang merupakan tempat perjalanan awal bermusik Tulus.

Di konser yang dimanfaatkan Tulus sebagai momen `pulang ke rumah' itu, ada ribuan pecintanya turut hadir menyemarakkan momen luar biasa tersebut.

Respon penonton yang luar biasa di Konser Monokrom Tulus di Bandung itu membuat TulusCompany bekerja bersama promotor musik Rajawali Indonesia Communication kembali mewujudkan momen yang menakjubkan ini.

Melalui gelaran konser bertajuk sama, konser penyanyi bernama lengkap Muhammad Tulus tersebut kembali digelar di Istora Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, 6 Februari 2019.

Tulus bahkan tidak sabar kembali mengulang momen luar biasa di Bandung bersama ribuan pendengarnya di akhir November lalu.

Di konsernya nanti, pelantun Sewindu ini kembali melibatkan Ari Renaldi, produser musik tiga album solonya tadi. Ari akan bekerja sebagai music director di konser megah Tulus itu.

"Tepat 30 hari usai Konser Monokrom di Bandung, saya senang mengumumkan, Konser Monokrom kembali diadakan di Jakarta. Saya ingin bertemu lebih banyak Teman Tulus (sapaan penggemarnya)," kata Tulus yang juga melibatkan 50 musisi pengiring di Konser Monokrom yang dijadwalkan berlangsung 2 jam dan 15 menit.

Tak hanya Ari, megakonser Tulus juga melibatkan Wiyoga Nurdiansyah yang akan mewujudkan tata panggung dengan desain esensial dan artistik dan dipadukan karya-karya di album Monokrom.

Menurut Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication, Tulus bukan hanya penyanyi yang punya ciri khas dalam suara maupun lirik setiap untaian kata yang dinyanyikan dalam setiap lagu, tapi juga solois hebat yang memiliki magnet hingga membuat banyak pecintanya di Indonesia tersihir oleh karya-karyanya.

Tulus, Cinta dan Kasih Sayang Menutup Generations Gap

Pimpin Lagu Indonesia Raya di Pembukaan Asian Games, Tulus Mengaku Menangis

Tulus Sibuk Pakaikan Kalung untuk Deteksi Gajah

Penulis:
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved