Kekerasan terhadap Anak

Tiga Anak Petik Bunga Tanpa Izin Disentil Pemilik Bunga Berkali-kali Jadi Urusan Polisi

Siti Rohayati (34) melaporkan tetangganya, L (60), lantaran menyentil anaknya yang berusia lima tahun.

Tiga Anak Petik  Bunga  Tanpa Izin Disentil Pemilik Bunga Berkali-kali Jadi Urusan Polisi
Hanna Barczyk/NPR
Ilustrasi kekerasan terhadap anak 

WARTA KOTA, JATINEGARA --- Siti Rohayati (34) melaporkan tetangganya, L (60), ke polisi, lantaran menyentil anaknya yang berusia lima tahun.

Peristiwa itu terjadi Minggu (6/1/2019), saat korban berinsial JUN sedang bermain bersama dua orang temannya, F (4) dan S (4).

Ketiga anak itu bermain di depan rumah pelaku, Jalan Sensus IVD RT 008/14 Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, sekitar pukul 16.00 WIB.

Pemkot Jaktim Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak di Sekolah

Saat itu, ketiganya melihat bunga berwarna pink yang tengah merekah di halaman rumah pelaku.

Ketiganya pun tertarik dan langsung memetiknya.

"Saat memetik, ternyata dilihat pemilik rumah. Anak kami sudah mencoba mengembalikannya," ucap Siti Rohayati saat ditemui awak media, Rabu (9/1/2019).

KPAI Desak Polisi Usut Tuntas Penganiayaan 3 Anak di Jatinegara

Pemilik bunga yang melihat tiga anak tersebut langsung keluar rumah dan menyentil mereka bertiga.

Lantas, anak-anak itu langsung menangis dan berlari. Namun, L malah mengejar ketiganya dan kembali menyentil mereka berkali-kali di muka dan telinga hingga anak-anak menjerit.

Kekerasan Terhadap Anak, Bocah Korban Kekerasan di Bekasi Alami Trauma Berat

"Malah disentil berkali-kali di muka dan telinga. Mereka terus nangis histeris dan lari pulang. Pelaku di lingkungan sekitar memang dikenal arogan," ujarnya.

Akibat perbuatan pelaku, kini ketiga korban mengalami trauma dan mengurungkan diri di dalam rumah.

Bahkan, sejak peristiwa tersebut terjadi, ketiganya tidak mau lagi berangkat ke sekolah.

Atas kejadian ini, Siti Rohayati langsung melaporkan pelaku ke Polres Metro Jakarta Timur dengan nomor laporan 23/K/I/2019/RJT.

Di pun berharap, pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan menangkap pelaku agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. 

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved