Jumat, 8 Mei 2026

Ambisi Besar Pep Guardiola di Musim 2018-2019

Guardiola menginginkan timnya, Manchester City, meraih prestasi tertinggi di semua kompetisi itu.

Tayang:
Dailymail
Pep Guardiola 

PEP Guardiola punya ambisi besar di musim 2018-2019. Makanya, Manchester City bakal menurunkan kekuatan terbaiknya menghadapi Burton Albion.

Juara bertahan Manchester City akan menjamu Burton, klub League One (Divisi Tiga Inggris), pada semifinal pertama Carabao Cup atau Piala Liga Inggris di Stadion Etihad, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB.

Duel berlangsung hanya tiga hari setelah City menang atas Rotherham United 7-0 pada putaran ketiga Piala FA.

Citizens — julukan Manchester City — juga punya peluang juara di Liga Inggris dan Liga Champions.

Nah, Guardiola memiliki ambisi besar. Pelatih asal Spanyol ini menginginkan timnya, Manchester City, meraih prestasi tertinggi di semua kompetisi itu.

"Kami ingin menjadi top, klub paling top. Jadi, kami tidak bisa mengabaikan kompetisi apa pun," tegas Guardiola sebagaimana dilansir Manchester Evening News.

"Saya tidak tahu seberapa jauh kami akan melangkah, karena mungkin tidak bermain Piala Liga akan lebih mudah bagi pemulihan kami. Tapi, kami akan memainkan laga berikutnya seperti final, lolos jika menang, atau tersingkir."

Merujuk ambisi besar Guardiola itu, untuk menghadapi Burton, City kemungkinan menurunkan pemain-pemain utama dikombinasikan dengan pemain pelapis, seperti saat meremukkan Rotherham.

Simon McMenemy Diperkenalkan Secara Resmi Usai Kembali ke Indonesia

Apalagi, City baru akan bertanding lagi di Liga Inggris pada 15 Januari mendatang, ketika mereka menjamu tim papan tengah Wolverhampton.

Sergio Aguero, yang mencetak satu gol dalam kemenangan penting atas Liverpool 2-1 pada pekan ke-21 Liga Inggris hari Jumat (4/1/2019), bakal kembali ke skuad utama. Striker Argentina ini absen melawan Rotherham dan posisinya digantikan oleh Gabriel Jesus.

Seperti saat melawan Rotherham, Kevin de Bruyne pun kemungkinan menjadi starter melawan Burton.

Pemain Belgia ini membutuhkan menit bermain lebih banyak karena baru pulih dari cedera.

Starter lainnya yang akan dimainkan Guardiola adalah Raheem Sterling, Bernardo Silva, Danilo, dan Aymeric Laporte.

Namun, kiper utama Ederson disimpan untuk memberikan kesempatan kepada kiper kedua Arijanet Muric, yang baru berusia 20 tahun, menambah jam terbangnya.

Alasan lain Guardiola memainkan skuad tangguh adalah pengalaman di musim lalu.

Pada laga pertama semifinal Piala Liga 2017-2018 — lima hari sebelum duel krusial di Anfield melawan Liverpool — City menghadapi klub Championship (Divisi Dua) Bristol City.

Besok, Arema Umumkan Pelatih Baru

Guardiola memainkan De Bruyne, Sterling, John Stones, Ilkay Guendogan, dan Leroy Sane, mereka semua pemain utama City saat itu.

Dan, City membutuhkan gol di menit terakhir dari Aguero untuk menang 2-1 di Etihad.

Pada laga kedua semifinal pun Guardiola kembali menurunkan pemain-pemain terbaik, sehingga mereka menang 3-2 di Bristol dan lolos ke final sampai akhirnya menjadi juara dengan mengalahkan Arsenal 3-0.

Burton bertandang ke Etihad setelah menang 5-0 pada pertandingan League One di Rochdale, Sabtu (5/1/2019).

Pelatih Burton, dan mantan bintang Manchester City Nigel Clough pun menyadari anak didiknya sulit menang di Etihad.

Namun, Clough tentu berharap Jake Buxton dkk mampu memberikan kejutan kepada skuad Guardiola.

"Jujur, kami hanya menantikan untuk menikmati pengalaman," kata Clough. "Tidak ada yang memberi kami banyak kesempatan seperti sekarang. Ini semua tentang para pemain, semua orang, berbicara tentang pendukung, yang telah mengikuti klub ini selama 50-60 tahun dan tidak pernah bermimpi bahwa kami berada di semifinal Piala Liga."

Berita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Rabu (9/1/2019)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved