58 Persen Angkatan Kerja di Indonesia Lulusan SD dan SMP, Pemerintah Genjot Pelatihan Vokasi

MENTERI Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri Dhakiri mengungkapkan, tenaga kerja di Indonesia saat ini mayoritas lulusan SD dan SMP.

58 Persen Angkatan Kerja di Indonesia Lulusan SD dan SMP, Pemerintah Genjot Pelatihan Vokasi
WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kota Bekasi, Senin (7/1/2019). 

MENTERI Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri Dhakiri mengungkapkan, tenaga kerja di Indonesia saat ini mayoritas lulusan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Ketenagakerjaan Tahun 2019.

"Sekitar 58 persen dari angkatan kerja kita masih didominasi lulusan SD dan SMP," ujar Hanif Dhakiri, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (8/1/2019).

Ini Dua Mantan Pelatih Timnas Indonesia yang Ditawarkan Persija Gantikan Teco

Untuk meningkatkan kompetensi para tenaga kerja, ia menegaskan bahwa ada banyak langkah yang bisa didorong, termasuk melaksanakan program seperti pelatihan vokasi, alias pekerjaan yang sesuai kualifikasi atau keahlian.

"Salah satu (langkah) yang penting adalah percepatan kompetensi untuk tenaga kerja, melalui pelatihan vokasi," kata Hanif Dhakiri.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menekankan, pihaknya akan terus menggenjot pelatihan tersebut.

Selain Bogor dan Balikpapan, Penyebar Hoaks Surat Suara Tercoblos Juga Ada di Jakarta dan Semarang

Pelatihan vokasi menurutnya tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan yang diadakan pemerintah pusat maupun daerah melalui Kementerian Ketenagakerjaan, namun bisa juga diadakan melalui lembaga pelatihan swasta.

"(Para tenaga kerja bisa memperoleh pelatihan), baik itu vokasi yang diselenggarakan oleh balai-balai latihan kerja pemerintah pusat maupun daerah, juga lembaga pelatihan swasta, ini semua yang kita genjot," papar Hanif Dhakiri. (Fitri Wulandari)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved