Breaking News:

Tahun 2019 Sudin KPKP Jakarta Barat Targetkan 6.000 Hewan Diberi Vaksin Rabies

Suku Dinas Ketahanan Penganan Kelautan dan Perikanan Jakarta Barat menargetkan 6.000 hewan divaksin rabies pada tahun 2019.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Intan Ungaling Dian
Istimewa
SUDIN KPKP Jakarta Timur memberikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (3/10/2018). 

WARTA KOTA , GROGOL PETAMBURAN --- Suku Dinas Ketahanan Penganan Kelautan dan Perikanan (Sudin KPKP) Jakarta Barat menargetkan 6.000 hewan divaksin rabies pada tahun 2019.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar DKI Jakarta bebas hewan penular rabies (HPR).

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan, jika target tersebut masih sama dengan tahun 2018.

Pencapaian vaksin rabies hampir 10.000 vaksinasi yang diberikan kepada hewan peliharaan.

Ada 49 Kucing dan Anjing di RW 04 Menteng Dalam yang Divaksin Rabies

"Tahun ini kita targetkan sama dengan tahun kemarin, berkisar antara 5.000 dan 6.000 vaksin rabies," kata Marsawitri Gumay, Selasa (8/1/2019).

Pemberian vaksin rabies dilakukan baik kepada hewan peliharaan maupun hewan yang berkeliaran di pemukiman warga.

Marsawitri mengatakan, hewan penular rabies yang perlu diberikan vaksin rabies di antaranya anjing, kucing, kera, dan musang.

Pada tahun 2018, kucing menjadi hewan yang terbanyak diberikan vaksin rabies dari jumlah total HPR sebanyak 8.417.

"Tahun kemarin vaksin rabies yang diberikan kepada kucing sebanyak 4.711 ekor, kemudian diikuti anjing sebanyak 3.576 ekor, serta kera dan musang masing-masing sebanyak 48 dan 82 ekor," ujarnya.

Hingga 15 Maret 2018, Ada 2.216 Hewan HPR Divaksin Rabies

Marsawitri berharap, pada tahun 2019 semakin banyak warga pemilik hewan peliharaan yang sadar akan pentingnya vaksin.

Alasannya, pada masa mendatang akan lebih bisa menekan angka penyakit rabies timbul di lingkungan pemukiman.

Marsawitri juga mengimbau kepada para pemilik hewan agar kembali memvaksin ulang hewannya jika sudah diberikan vaksin dalam jangka satu tahun.

"Kita mulai dari kita, kalau semua lingkungan kita bisa sadar saya rasa gampang untuk menarik masyarakat," ucapnya.

"Melalui kerjasama dengan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), kelurahan, kecamatan Insya Allah kalau kita bergandengan tangan akan lebih mudah," ucap Marsawitri. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved