VIDEO: Menaker Hanif Buka Pelatihan Kerja di Bekasi

Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri membuka serta memberi arahan kepada peserta pelatihan berbasis kompetensi tahun 2019

Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri membuka serta memberi arahan kepada peserta pelatihan berbasis kompetensi tahun 2019 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kota Bekasi, Senin (7/1/2019).

Pembukaan pelatihan itu mendakan dimulainya pelatihan yang dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan di seluruh BLK yang ada di Indonesia pada tahun 2019 ini.

Untuk di BLK Kota Bekasi, peserta mengikuti sejumlah pelatihan dari berbagai kejuruan, yakni teknologi informasi dan komunikasi, teknik informatika, pariwisata, dan refrigeneration.

Menteri Hanif Dhakiri dalam sambutannya meminta para peserta pelatihan untuk mempunyai mental yang kuat dan memiliki jiwa pesaing. Jangan memanjakan diri sendiri, harus terbiasa keras.

"Jadi adik adik sekalian harus hati hati kenyataan diluar sana begitu keras, kita harus keras pada diri sendiri. Mau apa apa semua bersaing, termasuk soal mencari kerja ini. Kalau orang-orang yang tidak terbiasa keras pasti akan shok dan kaget persaingan yang begitu cepat," katanya kepada para peserta yang hadir.

Ia menjelaskan pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan terus berupaya melakukan pelatihan agar para pencari kerja bisa meningkatkan kompetensi dirinya saat bersaing mencari kerja. Selain terus memupuk dan membina karakter atau attitude dalam dirinya.

"Kompetensi penting, tapi jauh lebih penting juga karakter. Ini yang kita bangun di seluruh BLK di Indonesia, mulai dari aturan bangun pagi, kedisplinan dan kejujuran. Itu dilatih semuanya," ucapnya.

Ia meminta para peserta pelatihan agar menjadi pribadi yang unggul dan bisa memiliki kemampuan diatas standar.

"Jadilah pribadi-pribadi yang unggul,  sebagai pribadi diatas standar. Kalau diatas standar anda pasti menang, kalau sesuai standar bisa menang bisa kalah, kalau dibawah standar bisa kalah," ujarnya penuh semangat ke para peserta.

Kepada media, Menteri Hanif Dhakiri mengatakan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi di Bekasi menjadi pembuka dimulainya pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerkaan di seluruh BLK di Indonesia. Total terget peserta yang ikut pelatihan sebanyak 526.000 peserta.

"Biasanya pelaksanaan pelatihan itu kan agak molor bisa Maret sampai April setiap tahun. Tapi beberapa tahun ini selalu kita percepat, program-program dari pemerintah sudah kita mulai dari Januari di seluruh Indonesia," katanya kepada wartawan usai membuka acara.

Hanif juga menyoroti persoalan mismatch angkatan kerja masih menjadi masalah utama. Mismatch terjadi karena tidak sinkronnya pendidikan angkatan kerja dengan kebutuhan yang diharapkan industri.

Hanif menilai angka mismatch di Indonesia masih tinggi. Angka ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan pekerjaan mencapai 63%.

"Kalau ada sepuluh orang hanya 3-4 orang yang match,” kata Hanif. (M18)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved