Kebakaran

Bakar Sampah Sembarangan, 16 Kios di Penjaringan Hangus Terbakar

Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Epiles, Jalan Ekor Kuning RT 007/RW 005 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/1).

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas Pemadam Kebakaran saat menjinakkan api dari kebakaran yang terjadi di Pasar Epiles, Jalan Ekor Kuning RT 007/RW 005 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/1). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Junianto Hamonangan

PENJARINGAN, WARTA KOTA -- Peristiwa kebakaran terjadi di Pasar Epiles, Jalan Ekor Kuning RT 007/RW 005 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/1).

Akibatnya 16 kios yang berada di dalam pasar hangus terbakar.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 13.02 WIB.

“Kami mengerahkan 12 unit mobil pemadam (6 mobil dari Jakarta Utara dan 6 mobil dari Jakarta Barat) untuk memadamkan kobaran api,” katanya, Senin (7/1).

Luas area yang mengalami kebakaran mencapai sekitar 250 meter per segi dan mengakibatkan sebanyak 16 kios hangus terbakar.

Api baru bisa dipadamkan oleh petugas sekitar satu jam kemudian.

Sisa puing rumah yang terbakar pada kebakaran yang terjadi di Pasar Epiles, Jalan Ekor Kuning RT 007/RW 005 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/1).
Sisa puing rumah yang terbakar pada kebakaran yang terjadi di Pasar Epiles, Jalan Ekor Kuning RT 007/RW 005 Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (7/1). (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.19 WIB. Api merambat dengan cepat mengingat struktur kios yang mudah terbakar,” ungkapnya.

Menurut Satriadi, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran itu.

Hanya saja pihaknya menaksir kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai angka hingga Rp 500 juta.

“Api diduga berasal dari seseorang yang membakar sampah sembarangan tidak jauh dari lokasi. Sehingga akhirnya merambat dan menimbulkan kebakaran," katanya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved