Tari Tradisional dan Pencak Silat Meriahkan Car Free Day Lenteng Agung

Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan mulai menggelar ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day pada Minggu (6/1/2019).

Tari Tradisional dan Pencak Silat Meriahkan Car Free Day Lenteng Agung
Warta Kota/Feryanto Hadi
Aksi tari tradisional di ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (6/1/2019). 

KECAMATAN Jagakarsa, Jakarta Selatan mulai menggelar ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day pada Minggu (6/1/2019).

Kegiatan ini dipusatkan di Jalan Raya Lenteng Agung, sepanjang satu kilometer.

"Jadi sesuai perintah pak walikota, mulai bulan ini setiap kecamatan menggelar car free day. Untuk kecamatan Jagakarsa, kali ini dipusatkan di Lenteng Agung. Mulai dari setelah stasiun Lenteng Agung hingga Jalan Baru menuju Depok, ditutup untuk kegiatan ini," kata Lurah Lenteng Agung, Satia.

Ribuan warga antusias datang ke acara itu, meskipun kata Satia acara digelar serba dadakan.

"Persiapan cuma dua hari, tapi antusias warga luar biasa," sebutnya.

Selain digelar senam bersama, warga juga disuguhi sejumlah hiburan seperti tarian tradisional betawi, atraksi pencak silat dan pertunjukan lain.

Aksi pencak silat di ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (6/1/2019).
Aksi pencak silat di ajang Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (6/1/2019). (Warta Kota/Feryanto Hadi)

"Ke depan akan kembali digelar, setiap pekan pertama setiap bulannya," imbuh Satia.

Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali sebelumnya menginstruksikan kepada setiap camat untuk menggelar Hari Bebas Kendaraan bermotor (HBKB) di wilayahnya.

Hal ini untuk mendukung peningkatan kualitas udara di Jakarta.

"Minggu pertama Januari sudah mulai dilaksanakan di tingkat kecamatan. Ini untuk meningkatkan kualitas udara di Jakarta serta untuk mendorong masyarakat untuk hidup sehat," kata Marullah.

Marullah menyebut, masyarakat membutuhkan ruang dan momentum untuk bisa menikmati udara segar.

Sebab, pada hari kerja, jalanan Jakarta dipenuhi polusi kendaraan bermotor dan kemacetan.

"Di momentum car free day warga bisa berolahraga tanpa polusi udara. Kita lihat, antusiasme warga sangat tinggi. Mereka bahagia bisa berolahraga bersama keluarga dengan penuh suka cita," kata dia.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved