Pasien BPJS Kesehatan di Jakarta Timur Harus Pindah Rumah Sakit

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merilis daftar rumah sakit yang tak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Pasien BPJS Kesehatan di Jakarta Timur Harus Pindah Rumah Sakit
Warta Kota/Rangga Baskoro
RS Yadika memasang pengumuman terkait sudah tidak lagi menerima pasien BPJS Kesehatan mulai 2 Januari 2019. 

WARTA KOTA, DUREN SAWIT--- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan merilis daftar rumah sakit yang tak lagi bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Hal ini terkait adanya pembaharuan sertifikat akreditasi yang mulai berlaku per 1 Januari 2019.

Hal itu mengakibatkan sebanyak tiga rumah sakit yang ada di Jakarta Timur untuk sementara tak lagi bisa melayani perawatan pasien BPJS Kesehatan.

Ketiga RS tersebut ialah RS Yadika, RS Kartika Pulomas, dan RS Ibu dan Anak Sayyidah.

Pasien-pasien di RS Yadika yang terletak di Jalan Pahlawan Revolusi, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengeluhkan hal tersebut.

Ariana Dewi (31), warga Pondok Bambu, yang hendak berobat ke RS tersebut, akhirnya terpaksa berpindah rumah sakit lantaran ditutupnya pelayanan BPJS di RS Yadika.

"Mau enggak mau harus nyari rumah sakit lain yang nerima pasien BPJS," kata Ariana Dewi, di lokasi, Sabtu (5/1/2019).

Hal senada juga diungkapkan oleh Mario Sianturi (53), warga Pondok Bambu, yang tinggal tepat di belakang RS Yadika.

"Terpaksa harus pindah RS, padahal rumah saya dengan RS Yadika dekat, jadi sekarang harus berjalan lebih jauh untuk berobat," ujarnya.

Hadi, petugas di loket pendaftaran RS Yadika menuturkan, pihak RS tak dapat berbuat banyak karena hal tersebut merupakan kebijakan langsung dari BPJS Kesehatan.

Ia pun mengaku, sudah menolak puluhan pasien BPJS Kesehatan sejak penutupan pelayanan tersebut di RS Yadika pada 2 Januari 2019 lalu

"Sudah ada puluhan pasien yang tidak bisa kami layanin karena penutupan pelayanan bagi pasien BPJS Kesehatan. Kami juga enggak bisa berbuat apa-apa, sudah keputusan dari atas," ucapnya.

"Pendaftaran BPJS sudah tidak bisa lagi, sudah sejak tanggal 2 Januari kemarin," tambahnya.

Ia pun tidak dapat memastikan, sampai kapan RS tersebut bisa kembali menerima pasien BPJS. "Untuk saat ini belum ada info pasti kapan akan dibuka kembali (pendaftaran BPJS)," ucapnya.

Informasi terkait hal tersebut pun nampak sudah terpasang di meja pendaftaran yang berada tepat di lobi RS.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang dipasang tersebut, UGD di RS Yadika tetap menerima pasien BPJS. Namun, bila pasien tersebut memerlukan rawat inap, maka akan dirujuk ke RS lain.

Pesan Berantai Berisi Pasien BPJS Kesehatan Tak Bayar di RS Berbintang Lima Itu Hoaks

Menteri Keuangan Isyaratkan Suntik Dana ke BPJS Kesehatan Lagi

Tuntut Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan, Ratusan Warga Miskin Depok Geruduk Balai Kota

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved