Breaking News:

Berangkat Mengemis, Abah Ujang Naik Ojek Online dari Rumah

Pengakuan Abah Ujang selama mengemis di Ibu Kota juga mengejutkan para Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial

Dinas Sosial DKI Jakarta
Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur usai mengamankan seorang pengemis bernama Abah Ujang di kawasan Pusat Perbelanjaan Tip Top Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (3/1/2019). 

Petugas menghitung uang yang dimiliki Abah Ujang ada sebanyak Rp 1.140.000 dalam berbagai pecahan.

Uang tersebut diakui Abah Ujang merupakan uang hasil mengemis selama dua hari belakangan.

Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur usai mengamankan seorang pengemis bernama Abah Ujang di kawasan Pusat Perbelanjaan Tip Top Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (3/1/2019).
Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur usai mengamankan seorang pengemis bernama Abah Ujang di kawasan Pusat Perbelanjaan Tip Top Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (3/1/2019). (Dinas Sosial DKI Jakarta)

"Dia ngaku kalau uang itu hasil ngemis, cuma dua hari dia bisa dapat uang segitu. Gimana kalau sebulan? setahun?," ujar Sardi.

Terkait hal tersebut, pria asal Sukabumi, Jawa Barat itu kemudian dibawa ke Kantor Sudin Sosial Jakarta Timur untuk dilakukan pendataan.

Selanjutnya, Abah Ujang dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II Cipayung, Jakarta Timur guna mendapatkan pembekalan pembinaan sosial.

Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur usai mengamankan seorang pengemis bernama Abah Ujang di kawasan Pusat Perbelanjaan Tip Top Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (3/1/2019).
Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur usai mengamankan seorang pengemis bernama Abah Ujang di kawasan Pusat Perbelanjaan Tip Top Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis (3/1/2019). (Dinas Sosial DKI Jakarta)

"Harapannya agar tidak mengemis lagi. Di sana dia akan diberikan pemahaman kalau mengemis itu melanggar aturan, sementara dia tinggal di sana untuk dibina," jelasnya. (dwi)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved