Anggap Dicurangi Penghitungan Suara Pilkades Berbuntut Jalan Ditutup Beton dengan Beling

Ada pihak yang merasa tak puas terhadap hasil perhitungan suara yang memenangkan salah satu calon kepala desa tersebut.

Anggap Dicurangi Penghitungan Suara Pilkades Berbuntut Jalan Ditutup Beton dengan Beling
Tribun Jateng
Jalan ditutup karena anggap dicurangi saat penghitungan suara dalam sebuah pelaksanaan pilkades. 

Polemik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Rejosari berbuntut panjang.

Desa ini termasuk Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Ada pihak yang merasa tak puas terhadap hasil perhitungan suara yang memenangkan salah satu calon kepala desa tersebut.

Ketidakpuasan itu mereka lampiaskan dengan menutup akses jalan.

Tak tanggung-tanggung, jalan alternatif di desa itu ditutup menggunakan bangunan permanen berupa tembok beton.

Jalan akses itu praktis tak bisa dilalui hingga mobilitas warga yang biasa menggunakan jalan itu terganggu.

Penutupan jalan karena polemik pilkades ini pun menjadi viral seusai diunggah di media sosial.

Paur Subbag Humas Polres Wonosobo, Ipda Heni Himawan, membenarkan adanya aksi penutupan jalan di desa Rejosari Kalikajar lantaran polemik Pilkades.

"Ya, benar ada jalan ditutup," kata Ipda Heni kepada Tribunjateng.com.

Dia memastikan, penutupan jalan tak lantas membuat akses warga tertutup total hingga mereka terisolasi.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved