Wirausaha

Sudin PE Jakarta Barat Buka Program Kewirausahaan untuk Pengentasan Pengangguran

Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Barat memfokuskan program pengembangan kewirausahaan pada tahun 2019.

Sudin PE Jakarta Barat Buka Program Kewirausahaan untuk  Pengentasan Pengangguran
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ilustrasi wirausaha menawarkan dimsum dan es pisang hijau saat bazar di Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018). 

WARTA KOTA, KEMBANGAN ---  Suku Dinas Perindustrian dan Energi (PE) Jakarta Barat memfokuskan program pengembangan kewirausahaan pada tahun 2019.

Program pengembangan kewirausahaan  tersebut dilakukan dalam upaya menekan angka pengangguran.

Kasudin Perindustrian dan Energi (PE)  Jakarta Barat, Ery Ghazali mengatakan, nantinya pelatihan kewirausahaan akan dilakukan di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

Untuk Menjadi Negara Maju, Indonesia Butuh 4 Juta Wirausaha Baru

Dalam progran tersebut, Sudin PE Jakarta Barat  menargetkan, sebanyak 3.760 warga akan mengikuti pelatihan kewirausahaan.

Warga akan dididik menjadi  wirausahawan baru di Jakarta Barat.

"Kalau target untuk peserta kewirausahannya 3.760 orang tapi jumlahnya tidak sama setiap kecamatan. Kita akan lihat animonya masyarakat di setiap kecamatan pasti berbeda-beda," kata Ery, Jumat (4/1/2019).

Peserta juga akan diberikan pilihan untuk mengikuti satu dari beberapa pelatihan yang disediakan.

Misalnya, pelatihan kerajinan tangan, fesyen, dan sabun olahan.

"Jadi program pengembangan kewirausahaan terpadu sama penciptaan wirausaha industri baru. Pelatihannya ada fesyen, terus ada makan dan minum, ada kerajinan tangan, sama sabun olahan," ujarnya.

Pemkot Jaksel Gelar FGD Dukung Pengembangan Wirausaha

Untuk mengajak warga agar mengikuti pelatihan tersebut, Sudin PE Jakarta Barat akan melakukan pendataan langsung ke masyarakat yang berminat.

"Kita jemput bola ke masyarakat untuk perekrutan, nanti kita datangi ke RW ke RT. Ada pendampingnya di setiap kecamatan ada empat orang. Januari ini sudah dalam tahapan pencarian peserta," ucapnya.

Dia berharap, warga yang mengikuti pelatihan kewirausahaan nantinya dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga.

"Paling enggak mereka bisa menambah pendapatan ekonomi mereka atau paling enggak tercipta lapangan kerja baru bagi teman-teman yang belum dapat kerja dan mengurangi pengganguran," kata Ery.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved